HomeEdukasiSekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media
Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media

Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media

Edukasi 0 0 likes 510 views share

IMNU.or.id – Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media. Tulisan di bawah ini merupakan pesan sekjen IMNU Baldanur Baharuddin untuk Netizen. Berikut pesannya.

Di era saat ini, Media Sosial sudah mulai menjamur dan banyak digunakan oleh seluruh penduduk di dunia. Tak terkecuali Indonesia, Media Sosial seakan menjadi salah satu ‘kebutuhan pokok’ yang harus dipenuhi setiap harinya.

Pada awalnya, Media Sosial hanya digunakan untuk menjalin pertemanan, berhubungan dengan sanak saudara atau kerabat, hingga digunakan untuk mencurahkan segala isi hati.

Namun seiring dengan berbagai masalah dan polemik di negeri ini, Media Sosial seakan menjadi sebuah ‘Medan Tempur’ yang harus dikuasai.

Tak heran memang, sebab menurut Kominfo pengguna Media Sosial di Indonesia mencapai 63 Juta orang. Untuk Facebook saja, Indonesia menjadi negara ke 4 dengan pengguna terbanyak. Menurut data dari Webershandwick, ada 33 Juta pengguna Facebook di Indonesia aktif setiap harinya. Jelas sebuah angka yang luar biasa.

Namun bagi orang cerdas, tentu Media Sosial bukanlah ‘Medan Tempur’ yang harus dikuasai. Sebab ada banyak sekali manfaat Media Sosial yang bisa kita dapatkan. Salah satu yang bisa kita dapatkan adalah ‘Lapangan Pekerjaan’.

Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media

Lho kok bisa mendapatkan ‘Lapangan Pekerjaan’ di Media Sosial ? Tentu saja pertanyaan ini sering saya dengar dari mereka yang agak kurang melek teknologi.

Sebab di masa yang akan datang, kita akan dituntut untuk se-kreatif mungkin dalam bekerja, tak melulu mengandalkan etos dan semangat kerja yang tinggi.

Lagi pula, pelaku ujaran kebencian di Media Sosial juga memiliki kemungkinan besar untuk berurusan dengan hukum, dengan UU ITE.

Selain itu, para pelaku ujaran kebencian ini juga memiliki ‘masalah’ dengan psikis mereka, karena mereka lebih senang mengajak ‘ribut’ daripada mengajak ‘damai’.

Artikel IM Lainnya:  Pelatihan di Lamongan, IMNU Fokus Perbanyak Konten Positif

Oleh karena itu, mari kita sudahi segala bentuk Hate Speech di Media Sosial dengan tidak menjadi pelaku, dan membalas si ‘Pelaku’ tersebut. Sebab hal tersebut hanya akan membuang energi dan waktu kita.

Kita bisa memanfaatkan Media Sosial lebih banyak lagi kapanpun dan dimanapun kita berada.

Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media

Salah satu bentuk ujaran kebencian.

Maka dari itu Saya menghimbau kepada seluruh Nahdliyyin untuk selalu cerdas menggunakan sosial media, menjaga diri untuk tidak menyebar informasi HOAX, dan tetap Bijak dan santun mengcounter isu2 yang meskipun itu dianggap cenderung mendiskreditkan NU secara jam’iyyah maupun Individu”

Berpendapat atau bersemangat atas sesuatu tentu boleh-boleh saja. Tentunya hal tersebut harus diimbangi dengan Adab dan Akhlak. Bagaimana cara berpendapat yang santun, bagaimana cara kita menghadapi suatu masalah dengan santun pula. Karena ilmu tanpa diimbangi Adab tak akan bernilai sama sekali.

So, mari kita manfaatkan Media Sosial minimal dengan tidak memberikan ujaran kebencian dan atau caci maki kepada orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *