HARLAH IMNU 2.0 Di Hadiri 32 DKC dan DKW dari Seluruh Indonesia

HARLAH IMNU KE-2 Internet Marketer Nahdlatul Ulama : Nahdliyin Digital Empowerment 4.0

Sabtu 19 Oktober 2019 bertempat di Gedung PWNU Yogyakarta, IMNU menggelar hari lahirnya yang ke-2. Acara ini dihadiri oleh pengurus IMNU wilayah dan daerah se-Indonesia.

IMNU yang lahir pada tanggal 9 September 2017 di Bandung, adalah komunitas nahdliyin yang memiliki penghasilan dari internet. Mereka terdiri dari berbagai keahlian digital seperti bisnis owner, affiliate, youtuber, blogger, web developer, android developer, advertiser google ads dan facebook ads, dan berbagai keahlian lainnya.

Sebagai pelopor dan penggerakn kaderisasi digital serta penggerak kemandirian ekonomi nahdliyin berbasis digital, IMNU sudah mencapai tahap aktualisasi. Di tahap ini, IMNU sudah memiliki jaringan kepengurusan yang tersebar se Indonesia, dan memiliki 2 program yang dilaunching :

  1. Aplikasi Marketplace Pasarijo
  2. Aplikasi Cari ustadz – Syariaid
  3. Pesantren Digital di Wonosobo Jatim.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama (IMNU) sudah memiliki dua aplikasi yang sudah launching :

1. Pasarijo :

www.pasarijo.com

Pasarijo adalah patform jual beli online. Sebagaimana pada umumnya marketplace yang ada di tanah air, dalam PASARIJO setiap individu dapat menjadi penjual dan pembeli aneka produk yang ada.

Beberapa hal yang menjadi pembeda antara lain :

Pertama selain sebagai pembeli, setiap orang juga dapat menjadi dropshipper (reseller yang tanpa membeli produk terlebih dahulu sebelum menjual produknya), suppllier.

Kedua, setiap droshipper dan supplier akan memiliki dashboard untuk mengelola produk yang dijual belikan seperti pengaturan harga, toko, foto-foto produk dan lain-lain.

Ketiga, setiap dropshipper dan supplier akan memiliki group-group tersendiri untuk konsultasi dan pembelajaran bisnis online yang dibimbing langsung oleh para pakar bisnis online IMNU.

Keempat dan ini yang menjadikan PASARIJO sangat berbeda dengan lainnya adalah dengan memiliki jaringan cabang IMNU di berbagai daerah, para dropshipper dan supplier dapat dibimbing secara langsung (offline) di masing-masing daerah tentang berbagai hal untuk meningkatkan produksi dan penjualan secara online.

Pelatihan dan workshop bisnis online ini sekaligus untuk memberdayakan ekonomi secara digital terhadap produk-produk yang dimiliki UKM-UKM di daerah maupun pesantren-pesantren.

Sebagai komunitas yang para anggotanya terdiri dari para pemain bisnis online, IMNU terus melakukan evaluasi dan melakukan peningkatan terhadap program-program untuk memberdayakan ekonomi secara digital terhadap warga nahdliyin pada khususnya.

Di tahun ketiga ini, program-program yang sudah berjalan antara lain pelatihan pengenalan bisnis online di pesantren-pesantren dan lembaga-lembaga NU, workshop pendalaman berbagai jenis bisnis online yang dilaksanakan di beberapa pesantren dan komunitas cabang-cabang IMNU di berbagai daerah. Selain itu ada juga FGD berbagai bisnis online dengan jumlah terbatas. Dan yang terbaru dan sedang dalam proses seleksi adalah program coacing bisnis online.

Dengan kehadiran PASARIJO, diharapkan menjadi salah satu platform yang akan menjadi barometer pertumbuhan ekonomi digital warga Nahdliyin pada umumnya yang dapat diukur dengan seberapa banyak produk dan UKM Nahdliyin yang terlibat didalamnya.

Semakin banyak UKM yang produknya dipasarkan di PASARIJO maka semakin besar pula kesadaran warga Nahdliyin untuk memanfaatkan dunia digital untuk meningkatkan perekonomian mereka.

Aplikasi Pasarijo sudah tersedia dan bisa didownload di Playstore :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.diengcyber.pasarijo

2. Aplikasi Cari ustadz – Syariaid

www.syaria.id

Yaitu platform untuk menjawab keluhan di masyarakat sulitnya mendapatkan nara sumber/ustaz yang kompeten untuk berbagai macam acara keagamaan yang sudah menjadi kebutuhan.

cariustadz.id menjadi nara-hubung antara umat dengan para ustaz tanpa perantara.

Diibaratkan PSQ sebagai dapur yang selama ini telah menyiapkan aneka macam menu yang halal (kopenten), thayyiban/menyehatkan (moderat) maka cariustad adalah restorannya yang siap membantu dan melayani berbagai macam keperluan umat.

Akan banyak yang bisa dilakukan ketika kita semua yang selama ini merindukan tersebarnya pemahaman Islam yang moderat bersinergi untuk bahu membahu memperjuangkan misi tersebut.

Aplikasi Syariaid juga bisa didownload di Playstore :

https://play.google.com/store/apps/details?id=santri.syaria

3. Pesantren Digital IMNU

Pesantren Digital IMNU adalah sebuah formalisasi program terbaru IMNU untuk mencetak pebisnis online di kalangam santri secara konsisten. Pesantren Digital IMNU dipusatkan di
Pondok Pesantren Enterpreneur Ar Ridwan.

Di Pesantren ini selain mengaji kitab-kitab turats sebagaimana umumnya pondok pesantren. Di pesantren Digital IMNU juga mengajarkan, (1) mindset bisnis online dengan media sosial
‌punya produk buat siap dijual, (2) cara membuat konten marketing yang menjual tapi gak bikin target menolak, (3) teori dan praktik langsung membuat coywriting, (4) teknik CLOSING biar nggak sering kena CLBK (Chat Lama Beli Kagak), (5) cara membangun IG dan FP dengan FOLLOWER TERTARGET.

Di Pesantren Digital IMNU, santri bakal di mentorin pakar-pakar Internet Marketing dari IMNU (Internet Marketer Nahdlatul Ulama) secara intensif selama 3 bulan.

Semoga menjadi catatan amal salih untuk kita semua.

IMNU Banyumas Gelar Workshop Google Adwords Guna Maksimalkan UKM Lokal

IMNU.or.id – IMNU Banyumas Gelar Workshop Google Adwords Guna Maksimalkan UKM Lokal. Bagi sebagian orang, keberadaan IMNU terasa sangat bermanfaat sekali bagi kehidupan mereka. Hal ini tak lain karena ilmu dan pengalaman di bidang internet marketing yang mereka dapatkan guna menyongsong revolusi industri 4.0 yang memang sangat dibutuhkan untuk era saat ini.

Untuk langkah awal, memahami Google tak hanya sebagai mesin pencari adalah hal yang paling tepat untuk digunakan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini memang sangat populer sekali di Indonesia.

Meski saat ini banyak platform sosial media yang bermunculan di Indonesia, namun Google tak pernah menunjukkan kemunduran eksistensinya di blantika Internet Marketing. Bahkan Google terus memiliki kreasi dan inovasi terbaru agar tak ketinggalan dari platform lainnya layaknya Yahoo.

Nah menyadari akan hal tersebut, DKC IMNU Banyumas berusaha menggali lebih dalam ilmu tentang Google melalui Google Adwords. Proses penggalian ilmu tersebut dikemas dalam acara Workshop serta Halal bi Halal karena umat muslim baru saja mengadakan Hari Raya Idul Fitri.

Acara yang dilaksanakan di Kantor Sakura Grup Promping Baturraden pada Minggu, 30 Juni 2019 ini diisi langsung oleh Teguh Sarwono. Perlu diketahui bahwa Teguh Sarwono adalah salah satu imers yang cukup terkenal di Indonesia, sebab setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia internet marketing Indonesia, ia saat ini mampu memiliki omzet miliaran rupiah per bulan dari bisnis internet marketing yang ia jalankan.

Melalui Google Adwords, Teguh Sarwono mencoba untuk menyampaikan bahwa prospek periklanan milik Google cukup menjanjikan untuk UKM lokal. Hal ini juga diamini oleh Priyono selaku Ketua Dewan Koordinasi Cabang IMNU Kabupaten Banyumas. “Maka, kita harus memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pemasaran produk lokal salah satunya melalui media periklanan Google,” katanya.

Hal senada juga diucapkan Yayah Setiono selaku Kadin Kominfo Kabupaten Banyumas. Ia mendorong para kader muda NU untuk mampu lebih kreatif dan inovatif dalam memaksimalkan peluang internet marketing.

IMNU Meluncurkan Pasarijo, Marketplace Produk Lokal

Memasuki tahun kedua, tepatnya 1 juli 2019, IMNU (Internet Marketers Nahdlatul Ulama) kembali membuat suatu gebrakan dengan meluncurkan (soft launch) sebuah patform jual beli online bernama PASARIJO. Sebagaimana pada umumnya marketplace yang ada di tanah air, dalam PASARIJO setiap individu dapat menjadi penjual dan pembeli aneka produk yang ada. Beberapa hal yang menjadi pembeda antara lain, pertama selain sebagai pembeli, setiap orang juga dapat menjadi dropshipper (reseller yang tanpa membeli produk terlebih dahulu sebelum menjual produknya), suppllier. Kedua, setiap droshipper dan supplier akan memiliki dashboard untuk mengelola produk yang dijual belikan seperti pengaturan harga, toko, foto-foto produk dan lain-lain. Ketiga, setiap dropshipper dan supplier akan memiliki group-group tersendiri untuk konsultasi dan pembelajaran bisnis online yang dibimbing langsung oleh para pakar bisnis online IMNU. Keempat dan ini yang menjadikan PASARIJO sangat berbeda dengan lainnya adalah dengan memiliki jaringan cabang IMNU di berbagai daerah, para dropshipper dan supplier dapat dibimbing secara langsung (offline) di masing-masing daerah tentang berbagai hal untuk meningkatkan produksi dan penjualan secara online. Pelatihan dan workshop bisnis online ini sekaligus untuk memberdayakan ekonomi secara digital terhadap produk-produk yang dimiliki UKM-UKM di daerah maupun pesantren-pesantren

Read moreIMNU Meluncurkan Pasarijo, Marketplace Produk Lokal

IMNU Banyumas Adakan Pelatihan Google Adword Untuk Memasarkan Produk Lokal

Read moreIMNU Banyumas Adakan Pelatihan Google Adword Untuk Memasarkan Produk Lokal

Program Coaching Bisnis Online IMNU

Apa kabar sahabat IMNU semua
Disini dengan kang IM

Sebagai wadah para pemain bisnis online baik dari level pemula maupin level mastah, IMNU selalu membuka diri dalam menerapkan setiap program untuk para anggotanya. Beberapa program yang sudah dan masih berjalan antara lain pelatihan pengenalan bisnis online, program-program pendalaman bisnis online yanag dilakuka secara reguler di cabang-cabang IMNU msupun di pesantren-pesantren yang bekerja zama dengan IMNU. Kemudian FGD berbagai jenis bisnis online mulai dari blogger adsense, dropshipping marketplace hingga scale up bisnis dan lain sebagainya

Read moreProgram Coaching Bisnis Online IMNU

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

IMNU.or.id – Workshop ke-2 DKC IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis. Setelah sukses menyelenggarakan Worksop pertama, sekarang DKC IMNU Semarang menyelenggarakan workshop ke-2 yang bertema Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis. Workshop ini dilaksanakan pada Ahad, 28 Januari 2019 di Semarang Digital Kreatif.

Kang Khusnul Marom selaku Ketua DKC IMNU Semarang menjelaskan bahwa IMNU Semarang berusaha menggandeng seluruh elemen Nahdlatul Ulama meliputi Banom, sekolah, pesantren dan remaja masjid yang ada di Kota Semarang. Workshop IMNU ke-2 ini adalah hasil kerjasama antara KARISMA (Ikatan Remaja Masjid Agung Semarang) dan IMNU Semarang.

Workshop yang diselenggarakan di Semarang Digital Kreatif dihadiri oleh 45 orang meliputi anggota karisma, IMNU Semarang, Mahasiswa, pelaku bisnis dan warga Nahdlatul Ulama. Kang Muhajir selaku ketua panitia workshop dari karisma juga mengharapkan kegiatan workshop dapat memberikan manfaat nyata untuk perkembangan bisnis peserta yang hadir.

Workshop dimulai dengan pengenalan IMNU kepada peserta yang berkaitan dengan sejarah IMNU, tujuan utama IMNU, dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan IMNU. Hal ini bertujuan agar peserta mengetahui salah satu tujuan IMNU yaitu membantu mengembangkan perekomian warga NU.

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

IMNU Semarang mengangkat tema memaksimalkan penjualan dengan google bisnis karena ada teknik sederhana dan mudah yang dapat dilakukan warga nahdhiyin untuk menggenjot omset usaha yang dimiliki, ujar kang Nabhan Syafiq

Selama workshop berlangsung, Kang Nabhan, pemateri utama workshop memaparkan langkah-langkah menggunakan google bisnis secara detail mulai dari pembuatan akun sampai verifikasi. Beliau juga memaparkan teknik-teknik sederhana yang terbukti berhasil untuk menaikan penghasilan usaha yang dimiliki orang tuanya.

Setelah pemaparan materi dari Kang Nabhan, ada sesi sharing bersama pelaku usaha yang telah memanfaatkan google bisnis yaitu Kang Faisal Aushafy. Kang Sofi, panggilan akrab beliau, membagikan pengalaman terkait pesanan produk kopi tjap santri yang mengalami peningkaan setelah menggunakan google bisnis. Google bisnis sangat membantu pebisnis lokal untuk bersaing di halaman pertama google, ujar Kang Sofi.

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

Kang Sofi juga menggunakan google bisnis untuk membranding Kedai Tjap Santri yang merupakan Kedai Kopi yang terletak di Tlogosari, Semarang. Pengunjung akan lebih mudah mendapatkan informasi terkait kedai tjap santri ketika mencarinya digoogle.

Setelah acara berakhir, Ustadz Anas Ubaidillah, selaku Pembina IMNU Semarang juga memberikan saran agar setelah worksop ke-2 IMNU diadakan mentoring jarak jauh untuk membantu peserta memahami lebih dalam tentang materi yang disampaikan. Hal ini bertujuan agar peserta memiliki wadah untuk saling berbagi hasil praktik dan wadah untuk bertanya jika mengalami kesulitan dalam praktik.

Kopdar IMNU Pemalang : Kilas Balik Awal Pembentukan DKC IMNU Pemalang

Kopdar IMNU Pemalang : Kilas Balik Awal Pembentukan DKC IMNU Pemalang

IMNU.or.id – Kopdar IMNU Pemalang : Kilas Balik Awal Pembentukan DKC IMNU Pemalang. 17 November 2018 adalah hari yang paling bersejarah untuk para pelaku Internet Marketing atau IM Nahdliyin di Pemalang. Dimana pada hari itu diadakan Kopdar perdana di Rumah Makan Griyo Ndeso Moga KotaPemalang, Jawa Tengah.

Kopdar ini tentunya tak sekedar pertemuan untuk membahas kepengurusan DKC IMNU Pemalang saja, melainkan juga disisipi oleh materi IM khususnya bagi yang memanfaatkan Instagram sebagai media mendulang rupiah. Kopdar yang bertemakan “Banjir Order dari Instagram” sukses digelar dengan peserta yang hadir sekitar 24 orang.

Dihadiri pula oleh teman-teman dari DKC IMNU Tegal yang ikut serta memberi sambutan dan mengisi materi yg tentunya menambah ilmu dan wawasan para peserta. Total keseluruhan peserta yang hadir adalah 32 orang. Peserta yang hadir berasal dari desa yang berbeda dengan latar belakang yang berbeda pula.

Saling berkenalan dan sharing tentang kemampuan ilmu Internet Marketing masing-masing menambah keakraban. Dari kopdar tersebut, akhirnya diputuskan bahwa diajeng Aina Uswatun Hasanah terpilih sebagai ketua DKC IMNU Pemalang.

Berawal wanita yang akrab disapa mbak Ainatoon yang gemar menggunakan media sosial, kemudian resah melihat kondisi media sossial saat ini yang cukup semrawut. Cuma modal baca artikel yang gak jelas, juntrungannya teman mbak Aina di medsos yang tadinya menganut faham Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyah beralih ke faham sebelah.

Ketika di ingatkan, mereka justru marah-marah merasa paling benar sendiri. Hal inilah yang mendorong mbak Aina untuk meminimalisir berita hoax, gak jelas, dan faham-faham yang jauh dari Ahlussunnah Wal Jamaah. Tapi apalah daya pengetahuan yang terbatas membuat gerak mbak Aina juga terbatas untuk melakukan hal tersebut.

Kopdar IMNU Pemalang : Kilas Balik Awal Pembentukan DKC IMNU Pemalang

Sampai akhirnya mbak Aina melihat postingan “Kopdar IMNU (Internet Marketers Nahdhatul Ulama)” di grup Facebook Sahabat Gus Dur. Rasa ketertarikan mbak Aina kepada IMNU semakin bertambah hingga akhirnya dengan keberanian ia ingin menghadirkan IMNU di Kota Pemalang.

Hingga pada akhirnya mbak Aina berkenalan dengan Cariban Gaban selaku Ketua IMNU Pusat di kolom salah satu postingan Facebook. Dari support Gus Gaban, beranilah mbak Aina mengadakan kopdar perdana IMNU Pemalang. Dibantu juga oleh sobat mba Aina dari DKC IMNU Jabodetabek yaitu mbak Riva Anisha dan Gus Ito.

Menurut mba Aina, mungkin untuk DKC IMNU Pemalang sedikit berbeda dgn Dewan Koordinasi Cabang di kota-kota lain. Pasalnya para anggota DKC IMNU Pemalang masih tergolong sebagai “new be” dalam ilmu Internet Marketing. Cuma beberapa saja yg sudah mengtahui seluk beluk IM.

Maka dari itu untuk saat ini IMNU Pemalang fokus ke pelatihan utk para anggota dan kaderisasi terlebih dahulu. Sepele kelihatannya tapi sebenarnya hal ini adalah yang paling penting. Untuk menperkenalkan IMNU secara lebih luas, para anggota IMNU harus menguasai dulu ilmu di IMNU.

Karena tidak mungkin ketika kita berjualan tapi kita tidak tahu barang apa yang akan kita jual. Kedepannya, para anggota DKC IMNU Pemalang optimis bisa menjalankan visi dan misi IMNU sendiri yaitu memajukan perekonomian Nahdhiyin dan melawan segala bentuk kejahatan internet.

Dengan moto khas-nya mbak Aina berkata “Jangan pernah lihat siapa saya, tapi lihat IMNU-nya ! Mari bersama satukan niat, bulatkan tekad, semangat berjuang bersama untuk diri sendiri, keluarga, khususnya bagi NU dan NKRI Harga Mati lewat IMNU “.

Workshop Bisnis Anti Boncos Meriahkan Hari Santri 2018 di Kuningan, Jawa Barat

IMNU.or.id – Workshop Bisnis Anti Boncos Meriahkan Hari Santri 2018 di Kuningan, Jawa Barat. Pesantren Sabilun Naja salah satu pesantren di Kuningan, Jawa Barat memeriahkan Hari Santri Nasional dengan cara berbeda yakni dengan menggelar workshop bisnis bertajuk “Revolusi Bisnis Anti Boncos” di Musola Pesantren Sabilun Najah, Cibingbin, Kuningan, Minggu (21/10/2018).

Acara yang bekerja sama dengan IMNU (Internet Marketers Nahdlatul Ulama) ini diisi oleh Dody Rahman, founder odins.xyz. Selain itu turut hadir juga, Anes Eko Setiawan (perwakilan IMNU) untuk memberikan pembekalan tentang fundamental bisnis bagi para peserta yang hadir.

Peserta workshop dari beberapa kalangan,santri, alumni pesantren dan masyarakat umum. Meriahnya lagi peserta yang datang bukan hanya dari wilayah Kuningan saja, akan tetapi dari berbagai daerah lainnya seperti Karawang, Bekasi, Brebes dan Cirebon.

Pengasuh Pesantren K. M. Sofiyulloh dalam sambutannya sangat mendukung acara tersebut. Menurutnya, pembekalan bisnis ini sangat dibutukan oleh santri.

“Karena pada saat sekarang santri tidak hanya harus mumpuni dalam hal ilmu agama saja namun juga di tuntut untuk bisa dan menguasai bidang internet terutama pada bagian marketing sehingga peranan santri juga bisa bersaing dalam bidang ekonomi.” ucap Pengasuh Pondok Pesantren Sabilun Najah, Cibingbin Kuningan, K. M. Sofiyulloh.

Dalam workshop itu juga sekaligus pembentukan DKC IMNU Kuningan dan terpilih sebagai ketua DKC IMNU Kuningan adalah Dadang Sobali.

“Peresmian DKC IMNU Kuningan adalah salah satu hadiah terindah dalam rangakaian Hari Santri NAsional 2018 bagi Saya dan Pesantren Sabilun Najah.

Ke depannya semoga bermanfaat dan Saya bisa mengemban amanat yang baik bagi kalangan nahdliyin.” ujar Dadang Sobali selaku Ketua DKC IMNU Kuningan terpilih. Selain acara workshop, pesantren juga menggelar perlombaan dan upacara hari santri pada Senin, 22 Oktober 2018.

Mencari Rizki Tanpa Meninggalkan Ideologi

Mencari Rizki Tanpa Meninggalkan Ideologi

IMNU.or.id – Mencari Rizki Tanpa Meninggalkan Ideologi. Luar biasa antusias masyarakat NU Kebumen dalam acara kopdar perdana Komunitas Internet Marketer Nahdlatul Ulama (IMNU) Kebumen. Kurang lebih sekitar 60 peserta hadir dalam acara yang di selenggarakan pada hari Minggu, 21 Oktober 2018 di Wilders Garage.

Tidak semuanya mempunyai basic IM yang hadir. Ada yang memang belum kenal sama sekali tentang Internet Marketing, ada yang sudah terjun tapi masih newbie, dan para mastah dan suhu tidak ketinggalan juga.

Berbaur menjadi satu, mengosongkan gelas untuk menyegarkan ilmu dan menambah ilmu. Tidak hanya Internet Marketing yang dibahas. Akan tetapi ada beberapa poin yang di tekankan oleh pemateri. Apakah itu ?

Internet Marketing hanyalah sebuah wasilah atau perantara untuk mendapatkan keuntungan duniawi. Akan tetap lebih dari itu, bahwa hakikatnya dunia yang ada dalam genggaman manusia hanya lah sebuah media untuk lebih memudahkan kita menggapai ridho-Nya.

Oleh karenanya, butuh siasat untuk mendapatkan dunia dan akhirat dalam satu kali dayung. Seperti yang di ajarkan para Kyai – Kyai NU. Segala sesuatu itu tergantung niat, perkara dunia bisa menjadi perkara akherat ketika diniati ibadah, begitu juga sebaliknya. Perkara akherat bisa jadi hanya sia-sia belaka tanpa menjadi catatan akherat ketika niatnya gak beres, mungkin riya, pamer, atau yang lainnya.

Mencari Rizki Tanpa Meninggalkan Ideologi

Kemudian, disampaikan juga bahwa, era sekarang banyak dari warga NU yang belum mempunyai bekal yang kuat kemudian terjun bisnis dengan partner, teman, langganan, yang kemudian ideologinya bergeser bahkan berubah 100% karena faktor ekonomi.

Seakan-akan ideologi dengan mudahnya digadaikan. Intrik dan trik kaum-kaum sebelah, sangat halus. Maka dari itu sangat di perlukan penanaman ideologi pendahulu kita, ideologi kyai kita untuk membentengi generasi sekarang dan masa depan.

Kurang lebih itu ungkapan dari saya. Bertemu dengan mereka para penggiat online, khususnya Internet Marketers. Modal mereka hanya keinginan yang kuat untuk maju bersama dalam suatu kemandirian

Membuat sebuah Event yang isi materi yang ketika di uang kan mungkin akan mencapai ratusan ribu rupiah, akan tetapi ini diadakan secara gratis. Benar-benar gratis, peserta hanya duduk manis. Tidak hanya dunia saja yang di bahas, tapi akherat juga tak ketinggalan

Bahkan kesadaran berideologi Aswaja NU juga menjadi perhatian penuh dalam penyampaian materi. Semoga kedepannya IMNU Kebumen semakin membawa pesona bagi warga NU Kebumen sehingga bisa berbagi kebaikan, berbagi Ilmu dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Aamiin.

Sambut Hari Santri Nasional, IMNU Jogjakarta Adakan Pelatihan Ini.

dakwah imnu Jogja

IMNU – Sambut Hari Santri Nasional, IMNU Jogjakarta Adakan Pelatihan Marketing Facebook Ads – Berbagai ragam cara, bentuk, dan model perayaan  dari para santri dan warga Nahdliyyin dalam menyambut atau menyemarakkan Hari Santri Nasional atau HSN 2018. Tak Terkecuali bagi sekelompok pegiat usaha internet marketing di Jogjakarta yang tergabung dalam kelompok komunitas IMNU Yogyakarta ini menggelar pelatihan FB ads.

Internet Marketers Nahdlatul Ulama Jogjakarta atau biasa disingkat IMNU Jogja menyambut hari santri nasional dengan cara tersendiri, HSN 2018 dimeriahkan sederhana dengan cara menggelar Pelatihan Media Marketing FB Ads, kegiatan itu dilaksanakan di sekertariat IMNU Jogjakarta, tepatnya di rumah kediaman Dewan penasihat IMNU Yogyakarta  Said Muhammad pada Ahad pagi 21/10/18. Suasana dan rangkaian acara pelatihan dilaksanakan lesehan dengan model ngaji bak santri dipondok pondok pesantren.

Materi fb ads dibawakan oleh Mustaqim Ibnu Adam alumni Ponpes Annahdlah yang juga merupakan bendahara umum IMNU Yogyakarta

Dalam kegiatan ini Said Muhammad selaku dewan penasihat IMNU Yogyakarta menekankan pentingnya solidaritas dan persatuan para santri dan warga Nahdliyyin khususnya para pengusaha untuk tidak bosan bosannya berbagi ”Belajar bersama ilmu agama itu perlu, sama halnya dengan belajar ilmu dunia itu penting, kedua duanya tidak boleh dipisahkan,

Tambahnya bahwa dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional semua musti dibumikan ”lmu Sosial Media Marketing FB Ads  dan lain lain adalah ilmu dunia yang datangnya dari Allah, FB Ads juga ilmu dari Allah . Intinya semoga semua yang kita miliki barokah lewat berbagi pungkas Alumni ponpes Krapyak Almunawwir Jogjakarta tersebut”