Menaker Ida Fauziah luncurkan Indonesia Digital Entrepreneur di Mojokerto

Baca Juga

Peringati Maulid Nabi, Pengurus Anak Ranting Jatisawit Gelar Acara Pembacaan Kitab Al Barzanji

IMNU.or.id - Yogyakarta - Berbagai ekspresi kegembiraan dilakukan oleh berbagai daerah dan masyarakat dalam menyambut maulid Nabi Muhammad SAW. Aneka bentuk kegiatan,...

Menaker Ida Fauziah luncurkan Indonesia Digital Entrepreneur di Mojokerto

Indonesia sebagai negara berkembang terus berbenah untuk terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakatnya dalam menciptakan inovasi dan produksi....

Syariaid, Aplikasi Cari Ustadz Terdekat

Keinginan untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman agama menjadi trend kebutuhan masyarakat terutama masyarakat perkotaan akhir-akhir ini di Indonesia. Hal ini muncul sebagai...

HARLAH IMNU 2.0 Di Hadiri 32 DKC dan DKW dari Seluruh Indonesia

HARLAH IMNU KE-2 Internet Marketer Nahdlatul Ulama : Nahdliyin Digital Empowerment 4.0 Sabtu 19...

Indonesia sebagai negara berkembang terus berbenah untuk terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakatnya dalam menciptakan inovasi dan produksi. Hal ini antara lain dengan meningkatkan infrastruktur untuk menunjang kegiatan ekonomi digital hingga menjangkau kegiatan pelaku usaha kecil dan menengah. Merespon kebutuhan masyarakan dan pelaku usaha pada era digital ini, kementerian tenaga kerja meluncurkan suatu program yang disebut dengan Indonesia Digital Entrepreneurship.

Perkembangan teknologi dan platform digital yang tumbuh pesat di Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan usahanya. Transformasi teknologi digital saat ini membuat pekerjaan menjadi sangat fleksibel baik secara waktu ataupun tempat. Hal ini merupakan kondisi yang sangat tepat bagi pelaku digital startup dan UMKM untuk dapat berkembang,” kata Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, saat memberikan sambutan dalam peresmian Indonesia Digital Entrepreneurship Summit di Mojokerto, Jumat (23/10/2020).

Ida mengatakan, pandemi COVID-19 berdampak pada proses transformasi dunia usaha. Kemudian, industri yang menerapkan Work From Home dan perubahan pola konsumsi masyarakat akibat pandemi, meningkatkan penggunaan teknologi dalam segala aspek.

“Dari perspektif ketenagakerjaan, di satu sisi revolusi digital enterpreneurship ini sangatlah baik karena dapat membuka banyak lapangan pekerjaan baru, terutama bagi Angkatan kerja berpendidikan diploma dan universitas,” kata Ida

Di sisi lain, lanjutnya, kondisi ini memiliki tantangan dalam penyiapan angkatan kerja yang kebanyakan saat ini masih berpendidikan rendah, agar dapat siap menghadapi revolusi digital ini. Untuk itu, dalam penyiapan SDM, Kemnaker telah mengembangkan kurikulum pelatihan yang berfokus pada aspek human digital dengan metode pembelajaran yang mengoptimalkan teknologi (blended learning).

“Pelaku Entrepreneurship digital yang jumlahnya tidak sedikit dalam forum ini dipertemukan sehingga nantinya akan terbangun suatu komunitas. Dari sinilah mereka akan difasilitasi melalui melalui program-program yang ada di Kementerian Ketenagakerjaan,” ungkap Ida Fauziyah.

Program ini tidak adalah upaya pemerintah untuk mendampingi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bertransformasi ke dalam digital entrepreneur sebagai salah satu ujung tombak pemulihan perekonomian di era digitalisasi dan bonus demografi pasca pandemi.

Sementara itu, Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Suhartono, menyampaikan bahwa besarnya potensi dari revolusi digital di Indonesia, Ia berharap Indonesia Digital Entrepreneurship Summit dapat menjadi katalisator untuk semakin tumbuhnya digital entrepreneurship, khususnya di Mojokerto dan Provinsi Jawa Timur.”Para pelaku UMKM di perkotaan dan di pedesaan terus kita dorong untuk terus berkembang usahanya dengan memanfaatkan platform digital,” kata Suhartono.

Pada peluncuran program tersebut dihadiri oleh pelaku enterpreneur atau wirausaha dalam berbagai kalangan yang ada di Mojokerto. Peserta kemudian mendapatkan sharing tentang berbagai peluang bisnis di era digital saat ini yang disampaikan oleh beberapa pemateri antara lain dari Devisi Ekonomi Internet Marketers NU (IMNU), Habib, Devisi Kaderisasi IMNU Ahmad Muzakka, Founder Pita Pos, Mohamad Arif Santoso, dan Managing Director Inovation Room, Ahmad Lutfi

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Peringati Maulid Nabi, Pengurus Anak Ranting Jatisawit Gelar Acara Pembacaan Kitab Al Barzanji

IMNU.or.id - Yogyakarta - Berbagai ekspresi kegembiraan dilakukan oleh berbagai daerah dan masyarakat dalam menyambut maulid Nabi Muhammad SAW. Aneka bentuk kegiatan,...

Menaker Ida Fauziah luncurkan Indonesia Digital Entrepreneur di Mojokerto

Indonesia sebagai negara berkembang terus berbenah untuk terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakatnya dalam menciptakan inovasi dan produksi....

Syariaid, Aplikasi Cari Ustadz Terdekat

Keinginan untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman agama menjadi trend kebutuhan masyarakat terutama masyarakat perkotaan akhir-akhir ini di Indonesia. Hal ini muncul sebagai...

HARLAH IMNU 2.0 Di Hadiri 32 DKC dan DKW dari Seluruh Indonesia

HARLAH IMNU KE-2 Internet Marketer Nahdlatul Ulama : Nahdliyin Digital Empowerment 4.0 Sabtu 19...

Santri Millenia, Santri Enterpreneur Mandiri, Santrinya Era Industri 4.0

Sabtu, 9 maret 2019 Bertempat di aula PSBB MAN 1 Sukarame, Bandar Lampung sekitar 150 an generasi muda NU Lampung bersilaturahim dan...