HomeBeritaIMNU Jabodetabek Sukses Menggelar Kopdar Ke-2
IMNU Jabodetabek Sukses Menggelar Kopdar Ke-2

IMNU Jabodetabek Sukses Menggelar Kopdar Ke-2

Berita 0 0 likes 99 views share

IMNU.or.id – IMNU Jabodetabek Sukses Menggelar Kopdar Ke-2. Pada tanggal 26 agustus 2018 kemarin,IMNU sukses mengadakan acara kopi darat yang kedua,dengan tema “OPTIMASI PENJUALAN DENGAN FACEBOOK ADS”. Acara yang diadakan di Hotel Amaris Tebet, Jakarta Selatan.  Sebelumnya telah diadakan pertemuan yang pertama di Tiku Café yang terletak di daerah Benhil jakarata pusat,dengan tema Scale Up dan bagaimana membangun Reseller.

Adapun pembicara pada pertemuan kedua kemarin adalah Bpk. Rully Kustandar sebagi master Afiliate Marketer memberikan inspirasi dan pandangan yang positif serta membangun untuk para peserta. Acara yang dihadiri sekitar lebih kurang 20 orang tersebut cukup bagus dengan penyampaian materi yang cukup lugas dan jelas dari para pemberi materi. Antara lain Sdr. Anes dan Sdr. Nurman sebagai pembuka dengan materi facebook ads. Dan juga penjelasan bagaimana cara kita mengambil peran dalam tata cara mengiklankan produk kita sehingga tepat sasaran kepada konsumen yang dituju.

Profesionalisme dari penyelenggara merupakan modal dasar dari suksesnya acara. Begitu juga kekompakan antara sesama pengurus dan kerja pintar membuat suasana pertemuan IMNU. Yang kedua makin memperlihatkan peningkatan baik secara tatanan materi ataupun tata cara dan alat – alat peraga yang digunakan untuk penyampaian materi.

IMNU Jabodetabek Sukses Menggelar Kopdar Ke-2

Adapun ulasan  materi-materi yang disampaiakan kemarin. Materi pembuka disampaiakan oleh Sdr. Anes beliau memberikan pandangan kepada para peserta untuk bersabar dalam melatih diri melakukan optimasi dengan media sosial. Termasuk Facebook, Youtube dan beriklan dengan cara yang pintar.

Yaitu dengan berusaha beriklan dengan biaya nominal yang kecil dahulu agar dapat merasakan feedback daripada pangsa pasar yang dituju. Dengan membaca data dari feedback yang didapat akan menguntungkan kita sebagai penjual dan itu membutuhkan waktu dan komitmen serta perhitungan yang tepat. Berdasarkan data yang diperoleh dari feedback tersebut.

Artikel IM Lainnya:  Gandeng IMNU, LD PBNU Gelar Halaqah Da’i Cyber

Berikutnya pembawa materi yang kedua adalah Sdr. Nurman yang lebih memfokuskan kepada penggunaan Facebook Ads untuk media beriklan. Beliau memberikan penjelasan teknis yang singkat tetapi padat tentang bagaimana cara untuk menggunakan Facebook Ads dan contoh dari hal yang telah beliau pernah lakukan.

Puncaknya pembawa materi yang ketiga adalah seorang motivator, analisator dan pelaku usaha Afiliasi Online yaitu Bpk. Rully Kustandar. Materi yang dibawakan lebih general karena memberikan pandangan kepada  peserta apakah tujuan para peserta berbisnis Online.

Jangan sampai hanya bertujuan untuk jualan semata karena mereka tidak akan pernah bisa mendapatkan feedback dari apa yang telah dilakukan dan apakah tujuan dari bisnis pemasaran. Bisnis Online merupakan bisnis masa depan ungkap Bpk. Rully. Kita harus bersikap dinamis untuk menyikapinya dan memiliki pandangan yang lebih terbuka dan Out of the Box sehingga dapat menarik pasar serta melakukan penjualan yang sukses.

Bagaimana caranya ? yaitu dengan tata cara online yang tersistimatis seperti copywriting, mempunyai landing page. Bermodal website yang dapat memberikan ulasan yang jelas tentang produk serta fungsi produk tersebut. Serta tentang sudut pandang produk atau angle yang bisa membentuk daya tarik pasar. Hal – hal inilah yang disampaikan oleh beliau.

Dan satu lagi yang terpenting adalah terus berlatih dalam melihat permintaan dan sudut pandang konsumen. Sehingga kita dapat membidik pasar dengan tepat. IMNU ingin memberikan cara kepada para pesertanya untuk dapat berusaha dan mendapatkan pasar penjualan dari Internet. Salah satunya adalah dengan penyelenggaraan seminar-seminar Internet Marketer. Tujuan IMNU adalah membuka mata para peserta untuk lebih mengeksplorasi dan mengembangkan eksistensi diri yang dapat nantinya disebarluaskan kepada khalayak ramai dengan nilai – nilai positif dan bersifat membangun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *