Santri Millenia, Santri Enterpreneur Mandiri, Santrinya Era Industri 4.0

Sabtu, 9 maret 2019 Bertempat di aula PSBB MAN 1 Sukarame, Bandar Lampung sekitar 150 an generasi muda NU Lampung bersilaturahim dan belajar bersama dalam rangka silaturahim perdana IMNU Lampung.

Dalam bentuk SpiritPreneur Motivation bersama para praktisi dan motivator kader NU baik Lampung maupun Nasional diantaranya, M. Aqil Baihaqi, CHt., CT., CNNLP motivator muda dan santri millenia dari Bandung, M. Lutfi., Amd. CNNLP pengusaha muda dan santri millenia dari Metro, Eko Hendro Wicaksono., S. Kom praktisi web development dan santri millenia dari Lampung Timur, serta praktisi marketplace dan santri millenia, Bayu Rianto., S. Kom

Mengusung tema, “Santri Millenia, Santri Enterpreneur Mandiri, Santrinya Era Industri 4.0” acara resmi dibuka oleh ketua tanfidz PCNU kota Bandar, gus Ikhwan Aji Wibowo, SH. Dalam sambutannya beliau begitu mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh kader KBNU yang sekaligus motivator nasional asal Lampung yaitu Anto Purwo Santoso, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Pa’e Purwo. Gus Ikhwan mengajak pada santri yang hadir untuk mulai terlibat aktif dalam perkembangan teknologi informasi saat ini, dan berharap bisa menjadi subjek bukan sekedar objek belaka. Saatnya warga NU menguasai teknologi informasi dan komunikasi serta memanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi warga NU.

Pada kesempatan silaturahim perdana IMNU Lampung ini juga telah disepakati adanya tim formatur pembentukan kepengurusan IMNU Lampung yang akan datang, yaitu ustad Samsul Mungin., S. Pdi (tulang bawang barat) sebagai ketua, sdr. Eko Hendro Wicaksono. S. Kom (metro) selaku wakil ketua, sdr. Bayu Rianto. S. Kom (Bandar Lampung) sebagai bendahara, sdr. A. Sodiq., S. Pd (Bandar Lampung) sebagai sekretaris 1 dan sdr. M. Ali Akbar. S. Pd (Bandar Lampung) sebagai sekretaris 2.

(APS)

IMNU Banyumas Gelar Workshop Google Adwords Guna Maksimalkan UKM Lokal

IMNU.or.id – IMNU Banyumas Gelar Workshop Google Adwords Guna Maksimalkan UKM Lokal. Bagi sebagian orang, keberadaan IMNU terasa sangat bermanfaat sekali bagi kehidupan mereka. Hal ini tak lain karena ilmu dan pengalaman di bidang internet marketing yang mereka dapatkan guna menyongsong revolusi industri 4.0 yang memang sangat dibutuhkan untuk era saat ini.

Untuk langkah awal, memahami Google tak hanya sebagai mesin pencari adalah hal yang paling tepat untuk digunakan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini memang sangat populer sekali di Indonesia.

Meski saat ini banyak platform sosial media yang bermunculan di Indonesia, namun Google tak pernah menunjukkan kemunduran eksistensinya di blantika Internet Marketing. Bahkan Google terus memiliki kreasi dan inovasi terbaru agar tak ketinggalan dari platform lainnya layaknya Yahoo.

Nah menyadari akan hal tersebut, DKC IMNU Banyumas berusaha menggali lebih dalam ilmu tentang Google melalui Google Adwords. Proses penggalian ilmu tersebut dikemas dalam acara Workshop serta Halal bi Halal karena umat muslim baru saja mengadakan Hari Raya Idul Fitri.

Acara yang dilaksanakan di Kantor Sakura Grup Promping Baturraden pada Minggu, 30 Juni 2019 ini diisi langsung oleh Teguh Sarwono. Perlu diketahui bahwa Teguh Sarwono adalah salah satu imers yang cukup terkenal di Indonesia, sebab setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia internet marketing Indonesia, ia saat ini mampu memiliki omzet miliaran rupiah per bulan dari bisnis internet marketing yang ia jalankan.

Melalui Google Adwords, Teguh Sarwono mencoba untuk menyampaikan bahwa prospek periklanan milik Google cukup menjanjikan untuk UKM lokal. Hal ini juga diamini oleh Priyono selaku Ketua Dewan Koordinasi Cabang IMNU Kabupaten Banyumas. “Maka, kita harus memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pemasaran produk lokal salah satunya melalui media periklanan Google,” katanya.

Hal senada juga diucapkan Yayah Setiono selaku Kadin Kominfo Kabupaten Banyumas. Ia mendorong para kader muda NU untuk mampu lebih kreatif dan inovatif dalam memaksimalkan peluang internet marketing.

DKC IMNU Surabaya Berbagai Domain, Cloud Hosting, & Google For Education Gratis

DKC IMNU Surabaya Berbagai Domain, Cloud Hosting, & Google For Education Gratis

IMNU.or.id – DKC IMNU Surabaya Berbagai Domain, Cloud Hosting, & Google For Education Gratis. Halo sahabat IMNU, Apa kabar ? Kali ini admin akan membawa kabar gembira bagi kamu. Demi mensukseskan Visi dan Misi IMNU, DKC IMNU Surabaya berencana akan berbagai plus membantu berbagai macam sekolah yang belum memiliki sistem informasi berbasis website.

Dalam hal ini, program DKC IMNU Surabaya adalah membantu sekolah untuk membangun sistem informasi berbasis web tanpa dikenakan biaya sepeser pun lohh alias GRATIS tis. Beberapa hal yang bisa kamu dapatkan untuk membangun website di sekolah kamu adalah :

  • Domain .sch.id GRATIS Selama setahun
  • Cloud Hosting Paket Home Pro / Business Pro GRATIS selama 6 Bulan
  • Google For Education

DKC IMNU Surabaya Berbagai Domain, Cloud Hosting, & Google For Education Gratis

Cukup membantu bukan ? Di era digital seperti saat ini, sudah hal yang lumrah suatu sekolah memiliki sistem informasi berbasis website. Hal tersebut dikarenakan berbagai informasi dapat mudah di akses melalui Smartphone yang mana Website adalah salah satu bentuk sistem informasi yang familiar dan mudah di akses oleh semua orang.

Jika sekolah kamu belum memiliki sistem informasi berbasis website, yuk segera daftarkan dan bekerja sama dengan IMNU Surabaya dengan menghubungi Contact Person dibawah ini :

Hubungi Segera Mas Dian :

  • 0813-3228-3443 WA
  • 0813-6634-8116 Telpon

Jika ingin menggunakan layanan gratis dari DKC IMNU Surabaya ini tentunya kamu harus menyiapkan beberapa persyaratan administrasi surat-surat dari pihak sekolah ya Sobat IMNU. Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi pihak DKC IMNU Surabaya diatas. Dan ayo sebarkan sehingga semakin banyak sekolah yang memiliki akses informasi berbasis website. #IMNU #IMNUBerbagi #IMNUSurabaya

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

IMNU.or.id – Workshop ke-2 DKC IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis. Setelah sukses menyelenggarakan Worksop pertama, sekarang DKC IMNU Semarang menyelenggarakan workshop ke-2 yang bertema Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis. Workshop ini dilaksanakan pada Ahad, 28 Januari 2019 di Semarang Digital Kreatif.

Kang Khusnul Marom selaku Ketua DKC IMNU Semarang menjelaskan bahwa IMNU Semarang berusaha menggandeng seluruh elemen Nahdlatul Ulama meliputi Banom, sekolah, pesantren dan remaja masjid yang ada di Kota Semarang. Workshop IMNU ke-2 ini adalah hasil kerjasama antara KARISMA (Ikatan Remaja Masjid Agung Semarang) dan IMNU Semarang.

Workshop yang diselenggarakan di Semarang Digital Kreatif dihadiri oleh 45 orang meliputi anggota karisma, IMNU Semarang, Mahasiswa, pelaku bisnis dan warga Nahdlatul Ulama. Kang Muhajir selaku ketua panitia workshop dari karisma juga mengharapkan kegiatan workshop dapat memberikan manfaat nyata untuk perkembangan bisnis peserta yang hadir.

Workshop dimulai dengan pengenalan IMNU kepada peserta yang berkaitan dengan sejarah IMNU, tujuan utama IMNU, dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan IMNU. Hal ini bertujuan agar peserta mengetahui salah satu tujuan IMNU yaitu membantu mengembangkan perekomian warga NU.

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

IMNU Semarang mengangkat tema memaksimalkan penjualan dengan google bisnis karena ada teknik sederhana dan mudah yang dapat dilakukan warga nahdhiyin untuk menggenjot omset usaha yang dimiliki, ujar kang Nabhan Syafiq

Selama workshop berlangsung, Kang Nabhan, pemateri utama workshop memaparkan langkah-langkah menggunakan google bisnis secara detail mulai dari pembuatan akun sampai verifikasi. Beliau juga memaparkan teknik-teknik sederhana yang terbukti berhasil untuk menaikan penghasilan usaha yang dimiliki orang tuanya.

Setelah pemaparan materi dari Kang Nabhan, ada sesi sharing bersama pelaku usaha yang telah memanfaatkan google bisnis yaitu Kang Faisal Aushafy. Kang Sofi, panggilan akrab beliau, membagikan pengalaman terkait pesanan produk kopi tjap santri yang mengalami peningkaan setelah menggunakan google bisnis. Google bisnis sangat membantu pebisnis lokal untuk bersaing di halaman pertama google, ujar Kang Sofi.

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

Kang Sofi juga menggunakan google bisnis untuk membranding Kedai Tjap Santri yang merupakan Kedai Kopi yang terletak di Tlogosari, Semarang. Pengunjung akan lebih mudah mendapatkan informasi terkait kedai tjap santri ketika mencarinya digoogle.

Setelah acara berakhir, Ustadz Anas Ubaidillah, selaku Pembina IMNU Semarang juga memberikan saran agar setelah worksop ke-2 IMNU diadakan mentoring jarak jauh untuk membantu peserta memahami lebih dalam tentang materi yang disampaikan. Hal ini bertujuan agar peserta memiliki wadah untuk saling berbagi hasil praktik dan wadah untuk bertanya jika mengalami kesulitan dalam praktik.

Kopdar IMNU Pemalang : Kilas Balik Awal Pembentukan DKC IMNU Pemalang

Kopdar IMNU Pemalang : Kilas Balik Awal Pembentukan DKC IMNU Pemalang

IMNU.or.id – Kopdar IMNU Pemalang : Kilas Balik Awal Pembentukan DKC IMNU Pemalang. 17 November 2018 adalah hari yang paling bersejarah untuk para pelaku Internet Marketing atau IM Nahdliyin di Pemalang. Dimana pada hari itu diadakan Kopdar perdana di Rumah Makan Griyo Ndeso Moga KotaPemalang, Jawa Tengah.

Kopdar ini tentunya tak sekedar pertemuan untuk membahas kepengurusan DKC IMNU Pemalang saja, melainkan juga disisipi oleh materi IM khususnya bagi yang memanfaatkan Instagram sebagai media mendulang rupiah. Kopdar yang bertemakan “Banjir Order dari Instagram” sukses digelar dengan peserta yang hadir sekitar 24 orang.

Dihadiri pula oleh teman-teman dari DKC IMNU Tegal yang ikut serta memberi sambutan dan mengisi materi yg tentunya menambah ilmu dan wawasan para peserta. Total keseluruhan peserta yang hadir adalah 32 orang. Peserta yang hadir berasal dari desa yang berbeda dengan latar belakang yang berbeda pula.

Saling berkenalan dan sharing tentang kemampuan ilmu Internet Marketing masing-masing menambah keakraban. Dari kopdar tersebut, akhirnya diputuskan bahwa diajeng Aina Uswatun Hasanah terpilih sebagai ketua DKC IMNU Pemalang.

Berawal wanita yang akrab disapa mbak Ainatoon yang gemar menggunakan media sosial, kemudian resah melihat kondisi media sossial saat ini yang cukup semrawut. Cuma modal baca artikel yang gak jelas, juntrungannya teman mbak Aina di medsos yang tadinya menganut faham Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyah beralih ke faham sebelah.

Ketika di ingatkan, mereka justru marah-marah merasa paling benar sendiri. Hal inilah yang mendorong mbak Aina untuk meminimalisir berita hoax, gak jelas, dan faham-faham yang jauh dari Ahlussunnah Wal Jamaah. Tapi apalah daya pengetahuan yang terbatas membuat gerak mbak Aina juga terbatas untuk melakukan hal tersebut.

Kopdar IMNU Pemalang : Kilas Balik Awal Pembentukan DKC IMNU Pemalang

Sampai akhirnya mbak Aina melihat postingan “Kopdar IMNU (Internet Marketers Nahdhatul Ulama)” di grup Facebook Sahabat Gus Dur. Rasa ketertarikan mbak Aina kepada IMNU semakin bertambah hingga akhirnya dengan keberanian ia ingin menghadirkan IMNU di Kota Pemalang.

Hingga pada akhirnya mbak Aina berkenalan dengan Cariban Gaban selaku Ketua IMNU Pusat di kolom salah satu postingan Facebook. Dari support Gus Gaban, beranilah mbak Aina mengadakan kopdar perdana IMNU Pemalang. Dibantu juga oleh sobat mba Aina dari DKC IMNU Jabodetabek yaitu mbak Riva Anisha dan Gus Ito.

Menurut mba Aina, mungkin untuk DKC IMNU Pemalang sedikit berbeda dgn Dewan Koordinasi Cabang di kota-kota lain. Pasalnya para anggota DKC IMNU Pemalang masih tergolong sebagai “new be” dalam ilmu Internet Marketing. Cuma beberapa saja yg sudah mengtahui seluk beluk IM.

Maka dari itu untuk saat ini IMNU Pemalang fokus ke pelatihan utk para anggota dan kaderisasi terlebih dahulu. Sepele kelihatannya tapi sebenarnya hal ini adalah yang paling penting. Untuk menperkenalkan IMNU secara lebih luas, para anggota IMNU harus menguasai dulu ilmu di IMNU.

Karena tidak mungkin ketika kita berjualan tapi kita tidak tahu barang apa yang akan kita jual. Kedepannya, para anggota DKC IMNU Pemalang optimis bisa menjalankan visi dan misi IMNU sendiri yaitu memajukan perekonomian Nahdhiyin dan melawan segala bentuk kejahatan internet.

Dengan moto khas-nya mbak Aina berkata “Jangan pernah lihat siapa saya, tapi lihat IMNU-nya ! Mari bersama satukan niat, bulatkan tekad, semangat berjuang bersama untuk diri sendiri, keluarga, khususnya bagi NU dan NKRI Harga Mati lewat IMNU “.

Workshop Bisnis Anti Boncos Meriahkan Hari Santri 2018 di Kuningan, Jawa Barat

IMNU.or.id – Workshop Bisnis Anti Boncos Meriahkan Hari Santri 2018 di Kuningan, Jawa Barat. Pesantren Sabilun Naja salah satu pesantren di Kuningan, Jawa Barat memeriahkan Hari Santri Nasional dengan cara berbeda yakni dengan menggelar workshop bisnis bertajuk “Revolusi Bisnis Anti Boncos” di Musola Pesantren Sabilun Najah, Cibingbin, Kuningan, Minggu (21/10/2018).

Acara yang bekerja sama dengan IMNU (Internet Marketers Nahdlatul Ulama) ini diisi oleh Dody Rahman, founder odins.xyz. Selain itu turut hadir juga, Anes Eko Setiawan (perwakilan IMNU) untuk memberikan pembekalan tentang fundamental bisnis bagi para peserta yang hadir.

Peserta workshop dari beberapa kalangan,santri, alumni pesantren dan masyarakat umum. Meriahnya lagi peserta yang datang bukan hanya dari wilayah Kuningan saja, akan tetapi dari berbagai daerah lainnya seperti Karawang, Bekasi, Brebes dan Cirebon.

Pengasuh Pesantren K. M. Sofiyulloh dalam sambutannya sangat mendukung acara tersebut. Menurutnya, pembekalan bisnis ini sangat dibutukan oleh santri.

“Karena pada saat sekarang santri tidak hanya harus mumpuni dalam hal ilmu agama saja namun juga di tuntut untuk bisa dan menguasai bidang internet terutama pada bagian marketing sehingga peranan santri juga bisa bersaing dalam bidang ekonomi.” ucap Pengasuh Pondok Pesantren Sabilun Najah, Cibingbin Kuningan, K. M. Sofiyulloh.

Dalam workshop itu juga sekaligus pembentukan DKC IMNU Kuningan dan terpilih sebagai ketua DKC IMNU Kuningan adalah Dadang Sobali.

“Peresmian DKC IMNU Kuningan adalah salah satu hadiah terindah dalam rangakaian Hari Santri NAsional 2018 bagi Saya dan Pesantren Sabilun Najah.

Ke depannya semoga bermanfaat dan Saya bisa mengemban amanat yang baik bagi kalangan nahdliyin.” ujar Dadang Sobali selaku Ketua DKC IMNU Kuningan terpilih. Selain acara workshop, pesantren juga menggelar perlombaan dan upacara hari santri pada Senin, 22 Oktober 2018.

Mencari Rizki Tanpa Meninggalkan Ideologi

Mencari Rizki Tanpa Meninggalkan Ideologi

IMNU.or.id – Mencari Rizki Tanpa Meninggalkan Ideologi. Luar biasa antusias masyarakat NU Kebumen dalam acara kopdar perdana Komunitas Internet Marketer Nahdlatul Ulama (IMNU) Kebumen. Kurang lebih sekitar 60 peserta hadir dalam acara yang di selenggarakan pada hari Minggu, 21 Oktober 2018 di Wilders Garage.

Tidak semuanya mempunyai basic IM yang hadir. Ada yang memang belum kenal sama sekali tentang Internet Marketing, ada yang sudah terjun tapi masih newbie, dan para mastah dan suhu tidak ketinggalan juga.

Berbaur menjadi satu, mengosongkan gelas untuk menyegarkan ilmu dan menambah ilmu. Tidak hanya Internet Marketing yang dibahas. Akan tetapi ada beberapa poin yang di tekankan oleh pemateri. Apakah itu ?

Internet Marketing hanyalah sebuah wasilah atau perantara untuk mendapatkan keuntungan duniawi. Akan tetap lebih dari itu, bahwa hakikatnya dunia yang ada dalam genggaman manusia hanya lah sebuah media untuk lebih memudahkan kita menggapai ridho-Nya.

Oleh karenanya, butuh siasat untuk mendapatkan dunia dan akhirat dalam satu kali dayung. Seperti yang di ajarkan para Kyai – Kyai NU. Segala sesuatu itu tergantung niat, perkara dunia bisa menjadi perkara akherat ketika diniati ibadah, begitu juga sebaliknya. Perkara akherat bisa jadi hanya sia-sia belaka tanpa menjadi catatan akherat ketika niatnya gak beres, mungkin riya, pamer, atau yang lainnya.

Mencari Rizki Tanpa Meninggalkan Ideologi

Kemudian, disampaikan juga bahwa, era sekarang banyak dari warga NU yang belum mempunyai bekal yang kuat kemudian terjun bisnis dengan partner, teman, langganan, yang kemudian ideologinya bergeser bahkan berubah 100% karena faktor ekonomi.

Seakan-akan ideologi dengan mudahnya digadaikan. Intrik dan trik kaum-kaum sebelah, sangat halus. Maka dari itu sangat di perlukan penanaman ideologi pendahulu kita, ideologi kyai kita untuk membentengi generasi sekarang dan masa depan.

Kurang lebih itu ungkapan dari saya. Bertemu dengan mereka para penggiat online, khususnya Internet Marketers. Modal mereka hanya keinginan yang kuat untuk maju bersama dalam suatu kemandirian

Membuat sebuah Event yang isi materi yang ketika di uang kan mungkin akan mencapai ratusan ribu rupiah, akan tetapi ini diadakan secara gratis. Benar-benar gratis, peserta hanya duduk manis. Tidak hanya dunia saja yang di bahas, tapi akherat juga tak ketinggalan

Bahkan kesadaran berideologi Aswaja NU juga menjadi perhatian penuh dalam penyampaian materi. Semoga kedepannya IMNU Kebumen semakin membawa pesona bagi warga NU Kebumen sehingga bisa berbagi kebaikan, berbagi Ilmu dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Aamiin.

Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media

Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media

IMNU.or.id – Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media. Tulisan di bawah ini merupakan pesan sekjen IMNU Baldanur Baharuddin untuk Netizen. Berikut pesannya.

Di era saat ini, Media Sosial sudah mulai menjamur dan banyak digunakan oleh seluruh penduduk di dunia. Tak terkecuali Indonesia, Media Sosial seakan menjadi salah satu ‘kebutuhan pokok’ yang harus dipenuhi setiap harinya.

Pada awalnya, Media Sosial hanya digunakan untuk menjalin pertemanan, berhubungan dengan sanak saudara atau kerabat, hingga digunakan untuk mencurahkan segala isi hati.

Namun seiring dengan berbagai masalah dan polemik di negeri ini, Media Sosial seakan menjadi sebuah ‘Medan Tempur’ yang harus dikuasai.

Tak heran memang, sebab menurut Kominfo pengguna Media Sosial di Indonesia mencapai 63 Juta orang. Untuk Facebook saja, Indonesia menjadi negara ke 4 dengan pengguna terbanyak. Menurut data dari Webershandwick, ada 33 Juta pengguna Facebook di Indonesia aktif setiap harinya. Jelas sebuah angka yang luar biasa.

Namun bagi orang cerdas, tentu Media Sosial bukanlah ‘Medan Tempur’ yang harus dikuasai. Sebab ada banyak sekali manfaat Media Sosial yang bisa kita dapatkan. Salah satu yang bisa kita dapatkan adalah ‘Lapangan Pekerjaan’.

Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media

Lho kok bisa mendapatkan ‘Lapangan Pekerjaan’ di Media Sosial ? Tentu saja pertanyaan ini sering saya dengar dari mereka yang agak kurang melek teknologi.

Sebab di masa yang akan datang, kita akan dituntut untuk se-kreatif mungkin dalam bekerja, tak melulu mengandalkan etos dan semangat kerja yang tinggi.

Lagi pula, pelaku ujaran kebencian di Media Sosial juga memiliki kemungkinan besar untuk berurusan dengan hukum, dengan UU ITE.

Selain itu, para pelaku ujaran kebencian ini juga memiliki ‘masalah’ dengan psikis mereka, karena mereka lebih senang mengajak ‘ribut’ daripada mengajak ‘damai’.

Oleh karena itu, mari kita sudahi segala bentuk Hate Speech di Media Sosial dengan tidak menjadi pelaku, dan membalas si ‘Pelaku’ tersebut. Sebab hal tersebut hanya akan membuang energi dan waktu kita.

Kita bisa memanfaatkan Media Sosial lebih banyak lagi kapanpun dan dimanapun kita berada.

Sekjen IMNU Serukan Netizen Cerdas Bersosial Media
Salah satu bentuk ujaran kebencian.

Maka dari itu Saya menghimbau kepada seluruh Nahdliyyin untuk selalu cerdas menggunakan sosial media, menjaga diri untuk tidak menyebar informasi HOAX, dan tetap Bijak dan santun mengcounter isu2 yang meskipun itu dianggap cenderung mendiskreditkan NU secara jam’iyyah maupun Individu”

Berpendapat atau bersemangat atas sesuatu tentu boleh-boleh saja. Tentunya hal tersebut harus diimbangi dengan Adab dan Akhlak. Bagaimana cara berpendapat yang santun, bagaimana cara kita menghadapi suatu masalah dengan santun pula. Karena ilmu tanpa diimbangi Adab tak akan bernilai sama sekali.

So, mari kita manfaatkan Media Sosial minimal dengan tidak memberikan ujaran kebencian dan atau caci maki kepada orang lain.

Satu Tahun IMNU Mengabdi

IMNU.or.id – Satu Tahun IMNU Mengabdi. Tak terasa perjalanan IMNU sudah setahun. Sejak dideklarasikan di Bandung 9 September 2017, IMNU terus bertumbuh baik dari segi anggota maupun kontribusi kepada masyarakat khususnya kaum nahdliyin di berbagai daerah.

Hingga hari ini, sudah terbentuk lebih dari 25 kota dan kabupaten perwakilan cabang IMNU di seluruh Indonesia. Tak kurang dari 50 jenis kegiatan diadakan mulai dari workshop hingga intesif pelatihan di berbagai daerah dan kota bekerja sama dengan beberapa lembaga dan pesantren NU.

Kelas-kelas mentoring bisnis online di bawah asuhan para pakarnyapun sudah mulai dilakukan yang tujuan utamanya untuk mengupgrade kemampuan bisnis online para pengurus IMNU di daerah sehingga mereka dapat menularkannya kepada saudara-saudara nahdliyin di daerah masing-masing.

Juga berbagai program lainya baik dalam skala besar maupun menengah yang masih dalam proses yang tidak bisa disebutkan satu persatu

Satu tahun adalah usia yang sangat belia bagi sebuah organisasi ataupun komunitas. Tentu masih jauh dari kata berhasil kalau mau menilai seberapa jauh visi organisasi/komnitas tersebut tercapai.

Berbagai hambatan baik dari luar maupun dalam tentu mempengaruhi capaian tersebut.

Namun satu hal yang patut kita syukuri, selama satu tahun perjalanan, IMNU terus bertumbuh, IMNU terus berproses untuk mewujudkan visi dan misinya untuk menjadi salah satu komunitas bisnis online terbesar di tanah air.

Menengok setahun perjalanan IMNU kemarin, tentu banyak pelajaran yang bisa dipetik untuk memperbaiki di masa mendatang.

Berbagai tantangan dan ujian yang dihadapi baik oleh pengurus pusat dan daerah menjadikan kami semakin dewasa dan lebih termotivasi lagi untuk terus bergerak dan membesarkan komunitas IMNU.

Karena kami yakin dengan apa yang kami lakukan dan memberikan kontribusi yang positif khususnya bagi saudara-saudara nahldiyin kami di seluruh tanah air.

Fokus kegiatan pelatihan IMNU untuk membangun kemandirian ekonomi dengan memanfaatkan teknologi digital disambut sangat antusias oleh berbagai kalangan Nahdliyin baik dari lembaga resmi NU, pesantren-pesantren NU hingga komunitas-komunitas Aswaja lainnya.

Berbagai permintaan workshop dan pelatihan internet marketing seperti online shop, adsense, youtube dan lain-lain terus mengalir dari berbagai daerah. Ini adalah hal yang positif dan sangat menggembirakan sekaligus tantangnan bagi kami di komunitas IMNU.

Ini juga menunjukan bahwa virus IMNU sudah menyebar dan diterima dengan baik dikalangan Nahdliyin khususnya.

IMNU akan terus menularkan virusnya ke berbagai khalayak tidak hanya kamu nahdliyin saja tapi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Kaum nahdliyin kami pilih sebagai prioritas karena mereka adalah saudara dekat kita dengan jumlah yang sangat besar dan dalam kondisi ekonomi yang kurang beruntung.

Kami merasa terpanggil untuk memberikan sumbangsih sesuai dengan kemampuan kami yaitu di bidang internet marketing agar mereka terangkat secara ekonomi dan sosial.

Zaman telah berubah, teknologi dan informasi berkembang sangat cepat. Kaum nahdliyin sebagai mayoritas harus memanfaatkan perubahan zaman ini untuk mengejar berbagai ketertinggalan.

Perubahan khususnya segi ekonomi yang besar di kalangan nahdliyin akan memiliki efek yang besar pula terhadap perekonomian Indonesia.

Karena itu, menjadi tugas yang sangat penting untuk membangun kemandirian ekonomi di kalangan nahdliyin

Masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus kami jalankan. Setahun perjalanan IMNU belum menunjukan sesuatu yang istimewa.

Kami sadar, masih banyak kekurangan dan kelemahan kami di sana-sini. Itu menjadi catatan kami dan bertekad untuk memperbaikinya di masa-masa mendatang.

Kami sangat terbuka untuk menerima kritik dan saran dari sahabat-sahabat sekalian karena kami sadar, di luar sana tentu banyak ide-ide yang bisa kita kolaborasikan untuk sama-sama memberikan kontribusi yang positif untuk saudara-saudara kita

Kami juga mengundang para sahabat-sahabat nahdliyin untuk bergabung dan berjuang bersama kami dalam satu barisan komunitas IMNU.

Karena kami yakin untuk membuat perubahan yang besar kita harus terbuka pada semua potensi yang ada untuk sama-sama membuat perubahan tersebut.

Kami juga sangat berterima kasih kepada sahabat-sahabat pengurus pusat dan daerah yang selama ini sudah membersamain IMNU dalam berbagai kegiatan.

Mari sama-sama bangun kemandirian ekonomi menuju Indonesia yang lebih baik. Karena kami ada untuk Indonesia.

Soal Mindset Ala Kang IM

Soal Mindset Ala Kang IM

IMNU.or.id – Soal Mindset Ala Kang IMAssalamualaikum sahabat IMNU. Apa kabar semuanya ? Semoga tetep sehat. Siap action dan berkah. Kali ini Kang IM akan sharing tentang selayamg pandang grup2 mentoring bisnis online yang diadakan oleh IMNU Kang IM akan mulai dari tema MINDSET dulu karena ini sangat kritikal.

Siap… ?
Simak….

Menjadi pemain internet marketing meski medianya digital, virtual tidak berarti hasilnya bisa di dapat dengan instan dan mudah. Apalagi saat ini Indonesia lagi booming2nya bisnis digital mulai dari marketplace hingga layanan jasa seperti gojek, grab, traveloka dan sejenisnya. Yang artinya kesadaran akan adanya bisnis online itu semakin meluas dan pada akhirnya kompetisi semakin banyak

Karena itu satu hal yang sangat penting ketika mau terjun ke dalam bisnis online adalah soal mindset atau cara berpikir soal bisnis online tadi. Beberapa cara pandang yang harus dipahami temen2 ketika terjun bisnis online yamg perlu diketahuai antara lain:

1. Hilangkan kata instan

Memang bisa dilakukan secara instan. Banyak pemain online yang dilakukan secara instan. Bahkan tersedia juga jasa penyedia instan2 seperti tool2. Tapi percayalah sama Oang IM bahwa sesuatu yang didapat secara instan akan hilang secara instan pula. Kemudian harus memulai lagi dari awal ketika aset yang kita bangun secara instan itu hilang. Begitu seterusnya. Bangun – earning – hilang (banned)

Begitu kira2 siklusnya…

Kalau ditanya apakah menghasilkan dengan cara instan maka jawabannya memghasilkan. Tapi ritme bisnisnya jadi sangat cepat, instan tadi. Apalagi ketika algoritma google update, bisa jadi teori yang kemarin dipraktekan tidak work lagi. Facebook update, imstagram update, tokopedia update, shopee update. Bisa jadi ya.g kemarin bisa menghasilkan setelah update tersebut tidak work lagi

Itu kenapa Kang IM selalu mewanti2 lebih baik hindari kata instan dalam menjalankan bisnis online meski tidak 100% dihindarkan karena dalam beberapa hal2 yang instan ini diperlukan. Contohnya pembayaran transaksi toko online kita harus lewat instan payment dengan e-banking atao kartu kredit. Masa harus transfer langsung ke bank? Itu contohnya

2. Disiplin dan komitmen

Saya yakin temen2 sudah paham semua kalau sesuatu mau berhasil harus dikerjakan dengan sungguh2 dan penuh disiplin dan komitmen. Hal itupun berlaku di dunia online. Jangan harap dengan bersantai-santai dan dikerjakan dengan sekedarnya bisnis online yang kita jalankan bisa berhasil. Meski dilakukan di dunia maya bukan berarti bisnis tersebut dijalankan dengan serampangan.

Kita harus komit dengan target yang sudah kita buat. Harus disiplin menjalankan setiap langkah yang sudah kita susun untuk mencapai target tersebut. Selain itu kita juga harus disiplin mengevaluasi keberhasilan dan kegagalan setiap langkah yang kita jalankan

Apalagi seperti Kang IM sebutkan di atas bahwa kompetisi bisnis online semakin ke sini semakin ramai. Kalau Anda jalankan bisnis online Anda sekedarnya saja, kang iM yakin bahkan haqul yakin Anda akan ketinggalan. Catet ya …!

3. Kerja cerdas

Bekerja keras itu penting tapi bekerja cerdas jauh lebih penting dalam menjalankan bisnis online.
Terkait kerja cerdas ini Kang IM hanya akan soroti hal terkait team work dan sharing kompetensi. Bisnis online bisa dilakukan seorang diri. Tapi jika kita sudah mau scale up, sudah mau menaikan level bisnis, kita harus siap2 membangun tim. Siapkan tim untuk bertugas misal mulai jadi CS, produk quality control, kelola website, marketing, sales dll.

Jadi bagi temen2 yang terbiasa bekerja sendiri mulai dari nyari produk sendiri, promosi sendiri, bikin web sendiri, CS in sendiri dll harus bersiap untuk membentuk tim jika ingin bisnis onlinenya berkembang

Bentuk tim ini bisa dimulai dengan kerjasama. Ajak teman yang memiliki keahlian yang berbeda untuk bergabung. Anda ahli marketing bisa kolaborasi dengan ahli programing untuk create produk digital. Itu contohnya. Contoh lain lagi, Anda jago desain bisa kolaborasi dengan ahli marketing untuk jualan kaos misalnya. Dsr…dst

Kang IM sangat terkesan sekali dengan nasehat dari pembina IMNU sekaligus “Dewa IM Indonesi” Kang Rully Kustandar yang mengatakan “Kita jangan habiskan waktu kita untuk menutupi apa yang jadi kekurangan kita. Sebaliknya kita maksimalkan apa yang jadi kelebihan kita”. Karena apa yang jadi kekurangan kita bisa disediakan oleh orang lain dengan cara kita hire, kita kolaborasi

Catet ya…!!!

Soal Mindset Ala Kang IM

4. Berkomunitas

Ini yang tak kalah pentingnya kalo temen2 mau menjalankan bisnis online … BERKOMUNITAS
Sekali lagi BERKOMUNITAS

Apakah tidak bisa menjalankan bisnis online sendiri2, toh bisa belajar online dan mbah google siap jawab pertanyaan kita 24 jam hanya dengan ngomong “Hi Google”?

Tentu saja bisa. Anda bahkan bisa menjalankan bisnis online dari kamar, mengurung diri 24 jam. Dan bisa menghasilkan. Tapi…

Anda harus menghabiskan ribuan jam untuk belajar

Anda harus rajin beli ebook

Mungkin sampai pada bayar mahal pelatihan online, webinar. Setelah itu kembali mengurung diri

Berkomunitas bukan saja untuk silaturahmi tapi lebih sering saat kopdar misalnya, ilmu para suhu yang tidak mereka tulis di ebook atau share pada saat seminar, akan dengan senang hati mereka share

Masih banyak sekali manfaat berkomunitas

Kang IM sangat menganjurkan sekali bagi temen2 yang ingin terjun bisnis online untuk ikut komunitas
Beruntung sekali bagi warga nahdliyin khususnya sudah ada komunitas IMNU. Bergbunglah sekarang juga. Banyak ilmu dan manfaat yang bisa didapat untuk pribadi dan saudar2 kita nahdliyin

Cukup sekian sharing Kang IM hari ini
Tunggu sharing berikutnya

SILAHKAN SHARE KE FB MASING2 AGAR SAUDARA KITA SEMAKIN MELEK DUNIA IM

Note :

  • Gambar adalah selayang pandang grup mentoring adsense IMNU
  • Peserta hanya tinggal mengikuti bimbingan mentor2 IMNU yang sudah terbukti menghasilkan
  • Jadi meski gratis, tiap peserta WAJIB mengerjakan tugas. Kalo tidak mengerjakan tugas maka akan di KICK
  • Dan Sdh banyak yang di kick 😁