Kopdar Perdana IMNU Wilayah Jabodetabek

IMNU.or.id – Kopdar Perdana IMNU Wilayah Jabodetabek. Meski mengalami pengunduran jadwal kopdar beberapa kali, akhirnya IMNU Wilayah Jabodetabek berhasil menyelenggarakan kopdar perdana yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2018 bertempat di Kafe Tiku 98 Jakarta.

Dihadiri kurang lebih 25 orang IMNU, acara kopdar ini sukses dan memantapkan tekad anggota IMNU Jabodetabek untuk terus berkontribusi kepada saudara-saudara Nahdliyin kita khususnya di pesantren dan komunitas formal dan nor formal Nahdliyin lainnya. Acara yang diselenggarakan dari pukul 10:00 hingga 15:30 ini dilengkapi dengan sharing bisnis online dengan tema “Mengelola Reseller dan Scale Up Bisnis” yang dibawakan oleh Nadia Rahma dan Kang Asyrof.

Di awali dengan sharing dari kang Asyrof tentang Scale Up bisnis, beliau menjelaskan pentingnya meningkatkan bisnis kita agar naik kelas dengan berbagai cara. Ada beberapa cara untuk menaikan bisnis kita antara lain dengan iklan berbayar, menggaet reseller dan membuka toko di banyak marketplace. Namun yang jauh lebih penting dari berbagai metode scale up tersebut adalah tentang pembentukan mind set yang benar sebagai pebisnis agar bisnis kita terus tumbuh.

Mind Set tersebut goal setting yaitu keberanian untuk menargetkan tujuan setinggi-tingginya bahkan target yang tidak masuk akal sekalipun. Kemudian target-target tersebut dijabarkan dalam grafik target  bulanan yang dapat kita evaluasi dan perbaiki jika target tersebut tidak tercapai.

Kemudian pada sesi kedua sharing dari Nadia Rahma. Pebisnis online yang masih belia ini mengawali sharingnya dengan menceritakan tentang pengalaman bisnisnya yang mulai dari jualan sejak kelas 1 SMA, buka lapak di acara-acara car free day dan sejenisnya hingga saat ini yang sudah memproduksi barang sendiri dan mengelola ratusan reseller dari seluruh Indonesia.

Dalam berbagi tipsnya tentang “mengelola reseller” Nadia selalu mementingkan komunikasi dengan para reseller dengan membentuk grup-grup khusus, selalu merespon dengan cepat setiap pertanyaan dan tak segan memberikan gimick menarik kepada para resellernya agar mereka selalu memborong produk.

Dalam kopdar perdana tersebut juga dibentuk kepengurusan IMNU wilayah jabodetabek di mana koordinatornya adalah Syaiful Bakhri dari Tangerang. Dalam sambutannya Kang Syaiful berharap agar acara kopdar ini dapat berlangsung secara kontinyu untuk berbagai ilmu dan meningkatkan bisnis sesama nahdliyin baik yang tergabung dalam anggota IMNU maupun di pesantren.

Acara yang dihadiri Ketua Umum IMNU ini juga sudah mengagendakan rencana kopdar berikutnya dengan tema-tema bisnis online yang langsung dapat dijalankan oleh para anggota. Selain untuk para anggota sendiri, IMNU wilayah Jabodetabek juga terus berkomitmen untuk memberikan edukasi dan sharing tentang dakwah digital dan bisnis online.

Sasaran edukasi ini adalah kepada saudara-saudara Nahdliyin baik di pesantren, komunitas maupun lembaga formal dan non formal NU di wilayah Jabodetabek dan lainnya. Bagi kamu yang ingin mendapatkan ilmu sepurat dunia IM dan sebagainya, bisa mengisi form pendaftaran pelatihan di link ini.

Sebagai informasi, pelatihan yang diadakan IMNU ini adalah GRATIS, tidak dipungut biaya sama sekali. Oleh karena itu, bagi pesantren, lembaga/banom atau komunitas NU yang ingin mengadakan pelatihan dakwah digital dan bisnis online secara GRATIS dari IMNU, silahkan isi form pendaftara di atas.

IMNU Ponorogo Dalam FGD Kominfo Pemprov Jatim

IMNU Ponorogo Dalam FGD Kominfo Pemprov Jatim

IMNU.or.id – IMNU Ponorogo dalam FGD Kominfo Pemprov Jatim. Sebagai bentuk sinergitas IMNU Ponorogo dengan pemerintah, pada hari Sabtu (15/7) IMNU Ponorogo menghadiri undangan dari Kominfo Pemprov Jatim. Undangan tersebut berupa forum diskusi yang bertajuk “Forum Group Disscussion Komunitas Online Ponorogo”. Acara dilaksanakan di ruang PIKP, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika Kab. Ponorogo. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kominfo Pemprov Jatim, Ir. Eddy Santosa, MM, yang sekaligus sebagai pembicara utama dalam forum diskusi tersebut.

Kominfo Pemprov Jatim mengundang beberapa penggiat media sosial, blogger, dan komunitas online yang ada di Ponorogo. Diantara yang hadir dalam acara tersebut adalah : IMNU Ponorogo, ICWP, Igers Ponorogo, Info Ponorogo, dan juga beberapa Blogger. Maksud dari kegiatan tersebut adalah untuk mendengar masukan dari para penggiat media sosial mengenai dunia online yang saat ini tengah berkembang sangat pesat.

Dalam kesempatan ini, IMNU Ponorogo memberikan masukan kepada Kominfo Pemprov Jatim untuk memberikan pelatihan kepada pesantren-pesantren yang ada di Ponorogo dalam pembuatan website. IMNU Ponorogo, yang rata-rata anggotanya berasal dari kalangan santri, menganggap penting website bagi pondok pesantren sebagai media dakwah serta media promosi bagi pondok pesantren. IMNU Ponorogo juga meminta disediakan hosting gratis bagi pondok pesantren yang akan membuat website. Alhamdulillah usulan tersebut ditanggapi positif oleh Bapak Eddy Santoso. Beliau menjanjikan akan segera diadakan pelatihan dan juga penyediaan hosting gratis bagi pondok pesantren.

IMNU Ponorogo Dalam FGD Kominfo Pemprov Jatim

Dalam kesempatan diskusi tersebut ICWP juga memberikan permintaan kepada Kominfo Pemprov Jatim untuk melakukan upaya takedown grup Facebook yang mengatasnamakan ICWP tidak resmi, seperti : ICWP Tanpa Sensor, ICWP Tanpa Sensor [ASLI], dsb. Hal ini menurut Anas, Presiden ICWP, perlu dilakukan karena grup-grup tersebut grup tidak resmi yang tidak ada adminnya dan postingan didalamnya mengandung unsur pornografi, isu SARA, Hoax, dan ujaran kebencian.

Hasil dari forum diskusi tersebut yang lain adalah Kominfo Pemprov Jatim akan mengadakan pertemuan dengan penggiat media sosial se Jawa Timur pada akhir agustus di Kota Batu. Dalam kesempatan itu juga akan diluncurkan website yang bertajuk East Java Smart Province, semua portal yang menyediakan informasi tentang Provinsi Jawa Timur dan juga sebuah market place barang-barang hasil UMKM di Provinsi Jawa Timur. Kita nantikan tindak lanjut dari forum diskusi ini, semoga membawa kebaikan bagi dunia online Ponorogo terutama bagi berkembang IMNU Ponorogo. (adb)