Perdamaian Israel – Palestina Mungkinkah ?

IMNU.or.id – Perdamaian Israel – Palestina, Mungkinkah ? Siapa sangka kedua pemimpin yang tampangnya serem ini bisa bertemu dan berdialog untuk mencari solusi damai di semenanjung korea

Alkisah korsel dan korut statusnya saat ini adalah genjatan senjata sejak perang tahun 70an. Perang antar keduanya bisa terjadi lagi kapan saja. Apalagi kedua negara saling lempar retorika dan provokasi perang. Korut dengan berbagai uji rudal dan senjata nuklir yang dimiliki. Korsel dengan dukungan penuh Amerika melakukan latihan perang di perbatasan

Tidak usah ditanya berapa besar biaya dan korban kemanusiaan dari kedua pihak selama puluhan tahun utk aksi2 kedua belah pihak tsb. Tidak usah ditanya betapa tegang dan was2nya warga kedua negara tsb selama puluhan tahun mendengar retorika perang dari pemimpin mereka

Kini secercah harapan muncul ketika Trump – Kim berdialog setelah sebelumnya Kim Jong Un melakukan pertemuan bersejarah dengan presiden Korea Selatan di perbatasan kedua negara. Ada harapan kedua negara korut mau menurunkan tensi ketegangan. Ada harapan perdamaian abadi dapat terjalin antar keduanya
Dunia juga berharap ancaman perang nuklir yang melibatkan amerika dapat terhindar.

Memang masih terlalu dini menilai positif dari hasil pertemuan ini. Jalan panjang menuju perdamaian kedua negara masih panjang. Tapi setidaknya jalan menuju ke sana telah dibuka.

Sementara itu, jalan terjal yang sama coba disampaikan oleh seorang kiai rembang di belahan bumi yang berbeda. Meneruskan rintisan jalan damai dari sang guru Gus Dur, Gus Yahya seorang diri mendatangi jantung negara yahudi demi mengajak misi perdamaian yang tidak mudah.

Sama halnya seperti konflik di kedua negara Korea, konflik Israel – Palestina juga sudah berlangsung puluhan tahun. Sudah tidak terhitung korban harta dan jiwa dari kedua kubu. Kekerasan demi kekerasan berlangsung dari dulu hingga kini. Perang demi perang hingga melibatkan berbagai negara hanya menghasilkan kerusakan yang lebih parah di kedua belah pihak. Hingga saat ini Palestina belum mendapatkan haknya secara penuh. Begitu juga Israel yang dengan congkak selalu mengklaim apa yang bukan menjadi haknya

Berbeda dengan metode yang dilakukan para simpatisan Palestina di tanah air, Gus Yahya percaya bahwa sebagian besar kedua rakyat negara tersebut masih menginginkan kedamaian antar kedua negara dan berharap dapat terwujud dengan jalan damai pula. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu dibangun rasa saling percaya antar kedua dan dialog adalah jalan menuju kesana.

Tentu bukan pekerjaan yang mudah membangun kepercayaan kedua pihak yang selama ini bertikai. Apalagi sebagian dari masing-masing pihak meyakini apa yang mereka klaim saat ini adalah nubuwah agama. Belum lagi faksi-faksi di masing-masing kubu yang memanfaatkan konflik tersebut untuk kepentingan bisnis. Begitu pula dengan negara pihak ketiga yang memanfaatkan situasi konflik ini untuk kepentingan dan kampanye politik negaranya.

Masing panjang jalan rahmah yang coba dibangun Gus Yahya. Setelah sebelumnya menemui wakil presiden Amerika seorang ini dan menghadiri undangan dari AJC untuk menyampaikan pemahaman bahwa Islam juga mengajarkan keadilan dan kasih sayang selain dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina , mudah-mudahan dalam jangka dekat ini Gus Yahya juga menemui pihak-pihak internal Palestina untuk meyakinkan mereka bahwa ketakutan yang sama juga dirasakan warga Israel terhadap perang yang berkepanjangan

Jalan dialog telah dirintis seorang Gus Yahya, mari kita hormati langkah beliau untuk meneruskan jalan yang telah dirintis Gus Dur. Memang jalan dialog tidak menghasilkan output yang maksimal. Karena kepentingan kedua pihak harus ada yang dikorbankan demi terwujudnya kedamaian. Tapi jalan ini mampu menghindarkan konflik-konflik lainnya yang muncul dan korban yang tidak perlu.

Tidak usahlah kita mencaci maki langkah yang beliau ambil. Tidak sepaham boleh-boleh saja tapi mari kita sampaikan dengan cara yang elegan bukan dengan menghujat.

Semoga ikhtiar Gus Yahya diridhoi Allah SWT. Amin

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

DKC IMNU Semarang Berikan Workshop Gratis di MA Syaroful Millah

IMNU.or.id – DKC IMNU Semarang Berikan Workshop Gratis di MA Syaroful Millah. Seolah tak ingin ketinggalan dengan DKC IMNU lainnya, DKC IMNU Semarang di bulan Ramadhan ini juga bergeliat mengadakan pelatihan atau workshop Internet Marketing. Kali ini, DKC IMNU Semarang menggandeng lembaga formal di bidang pendidikan yakni MA Syaroful Millah sebagai partner dalam workshop yang bertema “Workshop Pengenalan IM Kepada Siswa-Siswi MA Syaroful Millah” ini.

Pelatihan yang diadakan pada hari Kamis, 7 Juni 2018 lalu ini berlangsung selama kurnag lebih 3 jam dan ditutup dengan buka bersama antara peserta, panitia, dan pengurus DKC IMNU Semarang. Dalam pelatihan kali ini, beberapa materi yang diangkat diantaranya adalah Youtube Marketing dan juga Online Shop khusus di Social Media Marketing.

Materi ini memang sangat pas untuk diperkenalkan mengingat pesertanya adalah para siswa-siswi yang telah menempuh ujian nasional atau kelas 3 Aliyah yang mana mereka akan membuka lembaran kehidupan baru dan dihadapkan pada tantangan pekerjaan yang selalu berkembang. Dan peserta pun terlihat cukup antusias melahap beberapa materi yang disampaikan oleh pakarnya ini.

Untuk materi Youtube Marketing, tentu siapa lagi pematerinya kalau bukan Mustofa Nabhan Syafiq. Kebetulan saat ini pria yang akrab disapa Kang Nabhan ini memang berdomisili di Kota Semarang. Hal ini jelas memudahkan para peserta dan siapa saja yang ingin belajar tentang menjadi Youtuber di Kota Semarang.

Sementara materi selanjutnya disampaikan oleh Kang Zaenuri Achmad yang memang sudah lama berkecimpung di dunia online shop yang berfokus pada Social Media Marketing. Dengan dua materi yang telah disampaikan ini, diharapkan para peserta mampu menerapkannya dalam kehidupan yang nyata dan berani menjadi seorang Internet Marketer. Dan tentunya juga menghiasi lama Youtube dan Sosial Media dengan konten-konten dakwah yang menyejukkan ala Ahlussunnah Wal Jamaah.

IMNU Kota Tasikmalaya Menggelar Buka Bersama Untuk Pertama Kalinya

IMNU.or.id – IMNU Kota Tasikmalaya Menggelar Buka Bersama Untuk Pertama Kalinya. Internet Marketers Nahdlatul Ulama (IMNU) Kota Tasikmalaya menggelar acara Buka Bersama yang di adakan Minggu (10/6/2018) di Rumah Makan “Raja Kastrol” Jalan Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya. Dengan di hadiri oleh para pengurus, pembina dan juga anggota IMNU.

Dengan penuh hormat dan bahagia, Acara Bukber yang untuk pertama kali nya di gelar oleh IMNU itu turut di hadiri oleh Wakil Sekretaris PWNU Jawa Barat Drs. H. Ahmad Patoni, MM dan Ketua MUI Kota Tasikmalaya KH Achef Noor Mubarok.

Sesaat sebelum adzan magrib berkumandang, Beliau (Drs. H. Ahmad Patoni, MM) memberikan sambutan dan respon positif terhadap keberadaan dan peran IMNU selama ini. Khususnya dalam memerankan internet sebagai wadah informasi untuk lebih menyatukan umat terutama menetralisir informasi yang negatif.

Dan peran inilah yang seyogyanya menjadi tugas dan peran penting dari semua kalangan terutama dari semua para pengurus IMNU Kota Tasikmalaya”, Demikain tutur beliau dalam sambutannya.

Demikian pula respon dan dukungan positif di kemukakan oleh Ketua MUI Kota Tasikmalaya, yang terus mendukung dan mensupport kehadiran IMNU khususnya di Tasik ini. Yang secara berkesinambungan telah mengagendakan beberapa program jangka panjang untuk IMNU ke depannya.

“Tiga pemaparan penting yang di kemukakan oleh pembina IMNU Kota Tasikmalaya menjadi wacana tersendiri dalam mengisi acara Bukber tersebut. Dimana beliau menyampaikan tiga poin penting yaitu “Lebih menguatkan persatuan, kesatuan dan juga kekompakan dari pada semua pengurus IMNU.

Visi dan misi dari berbagai Divisi yang telah di bentuk harus lebih ditingkatkan lagi program dam kinerjanya. Dan yang terakhir, menggali potensi yang ada dan tetap berjuang demi kepentingan dan kemaslahatan umat saat ini.

Kesan dan harapan tersendiri menjadi penutup dari rangkaian acara bukber IMNU kali ini sambil foto bersama dan mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Bathin”.

 

Tadarus Internet Marketing Bersama DKC IMNU Bojonegoro

Tadarus Internet Marketing Bersama DKC IMNU Bojonegoro

IMNU.or.id – Tadarus Internet Marketing Bersama DKC IMNU Bojonegoro. DKC IMNU Bojonegoro Bekerjasama dengan PAC GP Ansor Padangan, Mengadakan pelatihan Internet marketing untuk Santri dan kader NU. Kegiatan dengan tema Tadarus Internet Marketing ini sendiri dilaksanakan pada hari kamis (31/05/2018), di Pondok pesantren Miftahul Huda Wonogiri Padangan Bojonegoro.

Kegiatan ini bertujuan agar para santri bisa berdakwah serta bisa menghasilkan uang di sosial media, seperti Facebook, Instagram dan Youtube. Pelatihan yang hadiri oleh kurang lebih 20 santri dan kader NU ini berasal dari dua Pondok Pesantren di sekitar Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Pelatihan ini sejatinya merupakan pelatihan pertama kali yang di adakan oleh DKC IMNU Bojonegoro. Oleh karena itu, DKC IMNU Bojonegoro menaruh perhatian besar pada Tadarus Internet Marketing ini dengan langsung menggundang suhu Tegus Hadi Santoso sebagai praktisi Internet Marketing dan juga perwakilan dari IMNU pusat. Sebab seperti yang telah kita ketahui pria yang akrab Gus Teguh ini memiliki segudang pengalaman dalam dunia Internet Marketing.

Tadarus Internet Marketing Bersama DKC IMNU Bojonegoro

Beberapa materi yang di sampaikan pada Pelatihan ini yang pertama adalah Cyber Crime atau Perang Cyber di Media Sosial. Seperti yang telah kita ketahui bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir media sosial Indonesia sedang ramainya dengan aksi saling serang antar pribadi maupun lembaga hingga memunculkan berbagai macam berita hoax. Dengan materi ini peserta pelatihan  diharapkan mampu dengan baik untuk bisa melawan aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime.

Acara yang kedua adalah Creative Youtube. Om Teguh memberikan beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan melalui Youtube sehingga kita pun bisa meraup pundi-pundi rupiah melalui Youtube tersebut, tentunya beserta trik-trik yang hanya diketahui oleh para Youtuber Profesional.

Dan menurut ketua DKC IMNU Bojonegoro Agus Hafidz, menurut rencana pelatihan ini tidak akan berhenti sampai disini saja, sebab dalam waktu dekat pelatihan yang berkesinambungan dengan acara ini juga akan segera dilaksanakan. Dan pelatihan ini juga di hadiri oleh kominfo pusat dan perwakilan LSM ADEMOS.

IMNU Jogjakarta Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama di Panti Asuhan

IMNU.OR.ID – IMNU Jogjakarta Santuni Anak Yatim dan Gelar Buka Puasa Bersama di Panti Asuhan – Keluarga besar nahdliyyin yang tergabung dalam pengurus Internet Marketers Nahdlotul Ulama yang biasa disingkat IMNU menggelar buka puasa bersama di panti asuhan Bintang Sa’Adillah Al Rasyid Jogjakarta, Senin 4/6/18.

Kegiatan ini berlansung hikmat di isi dengan kultum oleh Gus Said Muhammad selaku dewan Pembina IMNU, acara buka puasa dan santunan ini selain dihadiri oleh pengurus IMNU Jogjakarta, tampak hadir ketua yayasan dan pengurus panti asuhan Bintan Sa’Adillah Al Rasyid beserta para anak yatim penghuni panti dan juga anak anak kaum dhuafa disekitar panti asuhan.

Saat berlansungnya kegiatan terlihat wajah yang tampak sumringah dan bahagia, baik dari pengurus dan keluarga besar IMNU wilayah Yogyakarta maupun para penghuni dan pengurus panti.

Pengurus panti asuhan Bintang Sa’Adillah Al Rasyid , ibu Khimsin Mutial roro mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada IMNU Jogja, beliau berharap silaturrahim IMNU dan panti asuhan serta warga kalangan bawah NU lainnya bisa terus terjalin.

Muhammad Wahib selaku ketua umum IMNU Yogyakarta mengatakan bahwa ‘’program buka puasa bersama dan santunan ke panti asuhan ini sebagai sarana amaliyah untuk teman teman IMNU untuk turut berbagi kebahagiaan kepada saudara saudari kita yang kurang mampu, ujar  pria kelahiran magelang itu.

Sedangkan menurut Gus Eko Marto Salwi selaku badan penasihat IMNU Yogyakarta mengungkapkan bahwa ‘’kegiatan ini sebagai sebentuk kepedulian sosial kepada lingkungan khususnya kepada warga santri dan anak anak kurang mampu dikalangan NU.

Said Muhammad, pengurus dan dewan penasihat yang mengisi kultum dalam rangkaian acara kegiatan ini mengajak para warga NU, pengusaha dan orang orang berpunya untuk tidak melupakan anak anak yatim, para kaum dhaif dan panti asuhan yang membutuhkan uluran tangan, pungkas alumni ponpes Al-Munawwir Jogja itu.

Panti asuhan Bintang Sa’Adillah Al Rasyid Jogjakarta sendiri merupakan panti asuhan dibawah naungan PWNU DIY, dengan jumlah penghuni sebanyak 30 orang. Panti ini berdiri sejak tahun 2007 berlokasi di Jl. Sewon Jogjakarta provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.