Pelatihan di Soppeng, IMNU Tekankan Pentingnnya Dakwah di Internet Zaman Now

Pelatihan di Soppeng

IMNU.or.id – Pelatihan di Soppeng, IMNU Tekankan Pentingnnya Dakwah di Internet Zaman Now – Minggu ini, adalah hari yang sedikit untuk teman teman IMNU, selain pelatihan di Jombang, di minggu yang sama juga sedang berlangsung pelatihan yang diadakan di Soppeng Sulawesi Selatan. Dalam pelatihan ini, IMNU bergandengan dengan PC GP Ansor Kab Soppeng mengajak Kiai dan Dai Muda untuk ikut berperan aktif mengawasi paham radikalisme di dunia maya.

Kegiatan yang dibalut dengan tema ‘Membumikan Ideologi Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyyah untuk Melahirkan Kader Berilmu Amaliyah, Beramal Ilmiah dan Berakhlaqul Karimah’ dilaksanakan di di kampus STAI AL Gazali Soppeng. Salah satu pembicara dari IMNU yaitu Om Baldan dalam acara ini berbagi pengalaman kepada para Kiai dan Dai Muda tentang Pentingnnya Dakwah di Internet Zaman pada saat ini.

Salah satu pesan penting yang dia sampaikan kepada peserta yang Backgroundnya Kyai Muda dan Dai, adalah agar Dai-dai NU lebih melek Internet dan Wajib membangun Jaringan Dakwah nya melalui Internet, hal tersebut dilakukan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh dan masuk ke dalam paham-paham radikal danpaham-paham yang mengancam Aqidah Ahlussunah Wal Jamaah an-Nahdliyah.

Pada pelatihan ini, ada sekitar 30 Kyai Muda dan Dai seluruh Kab Soppeng antusias mengikuti materi yang sudah di siapkan, Selain itu acara pelaithan ini juga dihadiri oleh Ketua Fatayat NU A. Tenri Ampa dan Ketua Tanfiziyah NU Drs. H. Muh. Asis Makmur S.Pd.I beserta sahabat-sahabat pengurus GP Ansor Kab Soppeng.

Nantinya, Om Baldan bersama PC GP Ansor Kab Soppeng  berencana mengadakan pelatihan Khusus yg lebih detail tentang Dakwah di Internet, khususnya sosial media.

IMNU Sukses Gelar Pelatihan Internet Marketing di Jombang

IMNU Sukses Gelar Pelatihan Internet Marketing di Jombang

IMNU.or.idIMNU Sukses Gelar Pelatihan Internet Marketing di Jombang Semakin hari, IMNU semakin menunjukkan taringnya di kancah media sosial Indonesia. Taring yang ditunjukkannya adalah berbagai macam pelatihan Internet Marketing yang sukses di selenggarakan di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Yang terbaru adalah IMNU sukses berkolaborasi dengan PC GP Ansor Kabupaten Jombang dalam memberikan pembekalan kepada para anggota Ansor dan Banser untuk lebih kreatif lagi dalam memanfaatkan media.

Di acara yang di selenggarakan pada hari Jum’at (24/11/2017) tersebut, IMNU mengirimkan suhu Teguh Hadi Santoso untuk dapat mengisi berbagai macam materi terkait Internet dan Sosial Media. Pria yang akrab disapa Om Teguh ini memang sudah malang melintang di dunia Internet Marketing, bahkan ia sudah ‘terjun’ ke dunia ini disaat masih muda dulu yakni di awal tahun 2000-an.

Beberapa materi yang di sampaikan pada Workshop Teknologi Informasi ini yang pertama dalah Cyber Crime atau Perang Cyber Media Sosial. Seperti yang telah kita ketahui bahwa dalam kurun waktu satu tahun terakhir media sosial Indonesia sedang ramainya dengan aksi saling serang antar pribadi maupun lembaga hingga memunculkan berbagai macam berita Hoax. Dengan materi ini Kader Ansor atau Banser diharapkan mampu dengan baik untuk bisa melawan aksi kejahatan di dunia maya atau Cyber Crime.

Acara yang kedua adalah Creative Youtube. Om Teguh memberikan beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan melalui Youtube sehingga kita pun bisa meraup pundi-pundi rupiah melalui Youtube tersebut, tentunya beserta trik-trik yang hanya diketahui oleh para Youtuber Profesional.

 

Sementara acara yang ketiga adalah tentang UU ITE yang saat ini juga cukup ramain di perbincangkan dimana banyak dari warga Indonesia harus merasakan dinginnya jeruji besi hanya karena tidak bijak dalam bersosial media. Selanjutnya ada juga pengenalan bagaimana kita mampu meraup rupiah melalui Facebook mengingat Facebook merupakan salah satu media sosial terbesar di dunia saat ini.

Dan acara terakhir ditutup dengan pengenalan IMNU. Meski baru seumur jagung, kehadiran Komunitas IMNU mampu mendapatkan respon positif dari berbagai banom yang ada di tubuh NU di setiap daerah. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kader yang mengikuti kegiatan Workshop Teknologi Informasi ini. Bahkan ketiak dimintai pendapat, Om Teguh hanya melemparkan dua kata yakni “Luar Biasa”. Selain itu, menurut rencana, pelatihan ini juga tidak akan berhenti sampai disini saja, sebab dalam waktu dekat pelatihan yang berkesinambungan dengan acara ini juga akan segera dilaksanakan.

IMNU Berbeda Dengan Organisasi Lain, Inilah Kemandirian IMNU

IMNU.or.id – IMNU Berbeda Dengan Organisasi Lain, Inilah Kemandirian IMNU – Setelah pulang dari kopdar kedua dan rakernas di Bandung tanggal 5-5 Agustus 2017 sekaligus peresmian IMNU oleh KH Maman Imanulhaq dari LDN NU, anggota-anggota IMNU langsung bergerak di daerah masing-masing. Tidak menunggu lama dan bersantai, anggota-anggota IMNU langsung terjun ke lapangan untuk merelasisasikan hasil-hasil rakernas tersebut.

Pertama adalah silaturahmi ke lembaga / banom, non lemaba NU dan komunitas-komunitas di NU seperti PCNU, MWC, IPPNU, LTN, Pagar Nusa, LazisNU dan lain-lain. Alhamdulillah sambutan mereka cukup positif terhadap kehadiran kita meski ada beberapa hal yang harus kita jelaskan secara detil seperti keberadaan kita yang secara struktural seperti apa dan visi misi kita bagaimana.

Kedua adalah realisasi pelatihan-pelatihan untuk warga nahdliyin khususnya di mana ini adalah fokus dan tujuan utama dari keberadaan IMNU. Anggota-anggota IMNU segera merapat ke lembaga-lembaga NU di daerah masing-masing dan mengusulkan pelatihan-pelatihan antara lain pelatihan dakwah cyber dan pelatihan bisnis online. Beberapa tempat sudah berhasil dilaksanakan berkat kerjasama dengan lembaga-lembaga NU tersebut. Pelatihan yang sudah dilaksanakan antara lain di kota Semarang, Sumedang, Tuban, Magelang. Dalam waktu dengan pelatihan-pelatihan di kota lainnya segera menyusul.

Satu hal yang patut diacungi jempol dari anggota-anggota IMNU ini selama relalisasi pelatihan ini adalah tentang kemandirian. Pertama adalah proses yang tidak mudah dan cepat selama koordinasi pelaksaan pelatihan. Anggota IMNU di daerah harus bolak-balik mengadakan pertemuan dengan pengurus lembaga NU untuk mengusulkan pelatihan ini. Bahkan beberapa anggota harus lintas kota untuk pertemuan dan diskusi pelatihan ini.

Baca : Awenk Audico: IM Adalah Tentang Fokus dan Percepatan
Salah satu anggota dengan pendapatan perbulan yang cukup besar di IMNU

Tidak sekali dua kali, diskusi ini terus berjalan hingga setelah acara selesai dan komunikasi antar lembaga/komunitas ini tetap terjaga hingga saat ini. Kedua selama proses pelatihan di mana anggota-anggota IMNU saling bahu membahu terlibat aktif di dalamnya baik dalam menyusun materi pelatihan Dakwah Cyber dan Interne Marketing (IM) maupun menyediakan pematerinya.

Dan ketiga adalah proses selama pelatihan di mana, para peserta tetap di monitor khususnya dalam menerapkan materi pelatihan IM tersebut. Grup-grup khusus untuk konsultasi dan tanya jawab lebih lanjut tentang IM juga disediakan. Semangat yang luar biasa dari anggota-anggota IMNU di daerah ini bisa dimengerti karena dua hal. Pertama karena sebagian besar latar belakang anggotanya yang memiliki basic pemain internet (internet marketers) di mana sehari-harinya mereka terhubung ke internet minimal 8 jam sehari.

Jadi mereka tahu persis suasana di internet khususnya sosial media sehingga tak kenal lelah untuk menularkan pengalaman tersebut ke pesantren-pesantren agar lebih giat menjadiakan internet sebagai ladang dakwah. Kedua, mereka secara ekonomi sudah mandiri yang didapatkan dari kegiatannya sebagai pemain Internet Marketing. Dengan mayoritas sudah full time di dunia online, mereka dengan sadar dan ikhlas ingin berbagi dan memberi kontribusi lebih ke warga nahdliyin melalui keahlian mereka di dunia Internet Marketing (IM).

Kemandirian mereka khususnya secara finansial memudahkan mereka dalam bergerak sehingga tidak bergantung satu sama lain, tidak saling menunggu dan tidak mengharap dana bantuan untuk melakukan kegiatan-kegiatan di atas. Tidak heran saat kopdar IMNU, baik pertama dan kedua, banyak anggota yang hadir dan dengan biaya sendiri baik yang dari jawa maupun luar jawa.

Kemandirian finansial ini mereka dapatkan dari aktivitas online yang mereka lakukan baik sebaik blogger, youtuber, affliate marketer, android developer, online shopper dan lain-lain. Ribuan dollar bisa mereka dapatkan dari aktivitas ini setiap bulannya. Kehadiran anggota-anggota IMNU di daerah ini memberi warna baru bagi warga nahdliyin khususnya. Bisa dilihat dari antusias mereka untuk mengikuti pelatihan-pelatihan ini baik yang sudah terlaksana maupun yang sudah mengisi form pelatihan di website IMNU. Warna lain adalah tentang kemandirian para anggotanya.

Earning dari salah satu anggota IMNU. Belum Earning dari anggota lainnya :D

Earning dari salah satu anggota IMNU. Belum Earning dari anggota lainnya 😀

Selain kemandirian secara finansial, para anggotanya juga secara flexible dan mandiri bergerak tanpa menunggu komando dan instruksi dari pusat. Ini merupakan tradisi baru dan hal positif yang perlu digalakkan sehingga mengurangi ketergantungan ketergantungan. Namun tentunya koordinasi dengan pusat tepat dilakukan untuk hal-hal terntu saja. Selebihnya inisiatif dan melihat situasi dan kondisi dilapangan.

Dengan latar belakang dan visi mengedukasi kaum nahdliyin baik dalam hal dakwah internet maupun bisnis online, diharapkan kehadiran IMNU ini bisa diterima warga nahdlyin baik NU secara struktural maupun kultural. Insya Allah, niat kami ingin memberi kontribusi positif kepada warga nahdlyin sesuai dengan keahlian kita di bidang Internet Marketing (IM). Kami adalah komunitas independent yang tidak terikat dengan lembaga manapun dan tidak partisan secara politik. Kehadiran kami murni untuk memberi sumbangsih kepada keluarga kami di NU.

*Artikel ini ditulis oleh mas Gaban – Ketua IMNU

Prayitno Aldy Game, Publisher Harus FOKUS dan ACTION

Prayitno Aldy Game, Publisher Harus FOKUS dan ACTION

IMNU.or.idPrayitno Aldy Game, Publisher Harus FOKUS dan ACTION – Bagi Publisher Android, siapa yang tak kenal dengan Om Prayitno Aldy Game? Om Aldy Lahir 45 th yang lalu di Surabaya. Kemudian dia merantau di Pulau Kalimantan 1991 tepatnya di kota Tarakan. Disini, dia bekerja di mini market sebagai technisi sd 2002. Setelah keluar dari minimarket, om Aldy tidak langsung terjun ke Dunia Internet Marketing, melainkan mencoba membuka usaha Rental dan Toko Playstation counter HP Aldy Game 1999 s/d 2016.

Selain ber wirausaha, om Aldy juga aktif berpolitik dan pencapaian terbesarnya yaitu, dia dipercaya untuk menjadi Ketua Partai Politik di kota Tarakan dari tahun 2011 sampai tahun 2015. Ada salah satu kisah menarik yang om Aldy ceritakan kepada Admin, diantaranya yaitu pada tahun 2011 dia menderita Tumor otak dan di vonis umur sisa 4 bulan. Kemudian pada tanggal 15 desember 2011 om Aldu pergi ke Hongkong untuk melakukan pengobatan hingga akhirnya sebuah keajaiban datang dan dinyatakan sembuh dari Tumor otak.

Kemudian pada tahun 2014 om Aldy mulai fokus untuk membuat aplikasi android dan di bulan pertama berhasil mencapai $1000 dari aplikasi yang dia buat hingga mencapai mencapai kurang lebih $10.000. Di Kesempatan ini, teman teman IMNU melakukan obrolan ringan om Aldy, tentang bagaimana awal mula hingga suka dukanya dalam bermain android, berikut video dan hasil transkrip dari wawancara tersebut.

Apa yang om Aldy fokusin di dunia internet merketing?

Alhamdulillah, untuk saat ini, saya fokus ke pembuatan aplikasi android.

Apa Yang Membuat om Aldy Tertarik?

Pertama, kita lihat dari jumlah oemakai smartphone android disitu ada pasar yang potensial, yaitu para pemakai aplikasi-aplikasi tersebut

Awal Mula Terjun di Dunia Android?

Awal pertama, saya dulu bekerja dari surabaya hijrah ke kalimantan dan bekerja sebagai tekhnisi permainan anak atau game yang saat itu lagi booming yaitu Ding Dong. Nah kemudian pada tahun 2002 saya memutuskan berhenti dari pekerjaan saya dan berusaha untuk mandiri dengan mebuka toko play station. Kemudian sesuai dengan perkembangan zaman, pada saati itu, pada tahun 2005 handphone suda mulai booming. Dan saya juga sudah beralih dari berjualan play station saya gabung dengan penjualan handphone. Pada tahun 2009, saat itu handphone Android pertama kali muncul, saya sudah memprediksi bahwa android ini mempunyai pasar yang sangat besar karna mema    ng di dukung oleh Google. Pada tahun 2014 awal, saya sering bepergian ke tarakan ke surabaya sampai jakarta, dengan mobilitas yang sangat tinggi tersebut saya mempunyai kebutuhan yaitu tentang tiket pesawat. Bagaimana tiket pesawat tersebut bisa ada dalam aplikasi android. Kemudian saya mencari referensi di intenet, search google dan sebagainya untuk membuat aplikasi android. Alhamdulillah pada tahun 2014 saya sudah bisa membuat aplikasi android yang sangat-sangat sederhana.

Menurut om Aldy, siapa sih sosok yang memotivasi di Android?

Pada saat saya pertama bermain  android, karena saya tinggal di kalimantan di kota tarakan dan itu sangat sangat lokasinya di indonesia bagian Utara dan untuk komunitas Android sendiri belum ada. Dan saya pengen bertemu dengan temen temen, sesama komunitas Android. Itu saya temukan pada saat ada gathering di jogja yang dicetus oleh mas Ivan, disitu beliau banyak memberikan motivasi-motivasi dan bagaimana cara bermain android yang baik dan bagaimana cara me-monetize nya. Disitu pikiran saya mulai terbuka dan berkat bimbingan beliau, Alhamdulillah earning saya yang hanya $1000 per bulan, bisa meningkat hingga berlipat-lipat, setelah mendapat motivasi dan bimbingan dari teman teman. Intinya, kita harus memperbanyak temandi dunia Android.

Apa Suka Duka di Dunia Android?

Pahitnya, pada saat pertama kali bermain android kita gak tau, peraturan-peraturan yang di buat oleh google, sehingga akun kita, aplikasi kita bahkan akun [Google Developer] kita bisa kena banned.

Apa Pesan om Aldy untuk Pemula?

Pesan untuk temen temen yang baru bermain di Android. Pertama, FOKUS!! Fokus, konten apa yang mau di pake. Kedua, ikuti prosesnya dan terus belajar, belajar, belajar dan belajar. Karena perkembangan dunia android ini sangat fleksibel dan  sangat cepat dan dinamis. Kita juga harus selalu update Informasi, terus bertukar pikiran dengan temen temen sesama pemain android. Yang penting FOKUS, FOKUS, FOKUS dan ACTION. Tanpa ACTION itu semua tidak akan kita raih, kalau kita pemikiran kita akan membuat aplikasi A, B, C, D dan E, tapi hanya berupa KONSEP tanpa ACTION, maka itu percuma.

Selain fokus pada bidang Publisher Android, pada tanggal 15 desember 2016 om Aldy juga kembali melakukan pelebaran sayap ke dunia wirausaha dan membuka Aldy’s Barbershop Tarakan dengan karyawan 12 orang dan pada Tgl 15 desember 2017 akan di buka cabang ke 2 dari Barbershop ini. Nah, kamu sudah FOKUS dan Action Belum?

Aldy's Barbershop

Reporter: Azfar Fahmi
Video Editor: TIM IMNU
Transkrip: Moh Mufid Muwaffaq