Syariaid, Aplikasi Cari Ustadz Terdekat

Keinginan untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman agama menjadi trend kebutuhan masyarakat terutama masyarakat perkotaan akhir-akhir ini di Indonesia. Hal ini muncul sebagai kesadaran masif masyarakat tentang pentingnya memaknai kehidupan yang tidak hanya dilihat dari sisi materi saja. Ada hal-hal diluar jangkauan pikiran manusia untuk bisa dipahami dan disitulah ruang agama masuk.

Kesadaran ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan berbagai media untuk mendapatkan informasi keagamaan baik media digital maupun konvensiional. Mulai itu mendatangi majelis taklim di mesjid maupun tempat umum, mengakses kanal berita-berita agama, menonton youtube hingga aktif di sosial media yang membicarakan hal-hal terkait agama

Bagi masyarakat perkotaan yang memiliki tingkat mobilitas yang tinggi atau aktivitas yang rutin seperti karyawan swasta, PNS, BUMN dan lain sebagaimana mereka lebih banyak memanfaatkan media digital seperti youtube, Facebook, Instagram dan website untuk mendapatkan berbagai jenis informasi keagamaan.  Selain itu sebagian dari mereka memanfaatkan waktu yang terbatas untuk mengikuti kajian-kajian seleas sholat dhuhur maupun Ashar di mesjid-mesjid perkantoran mereka

Hal ini mengakibatkan kurang maksimalnya pemahaman agama yang didapat terutama dari sumber mediga digital yang kadang cenderung klik bait (permainan dari judul agar diklik user), informasi yang dipotong, sumber yang tidak terverifikasi jikalaupun sumbernya ada, belum tentu sumber itu memiliki kapabilitas menyampaikan pemahaman agama yang utuh. Belum lagi jika ada beragam pemahaman yang berbeda namun cenderung menyalahkan pemahaman yang berbeda tersebut karena sudah mendapat pemahaman dari satu sumber

Dari sisi keluarga juga mengalami masalah yang sama terutama untuk pendidikan agama anak-anak kita. Minimnya waktu dan pemahaman agama yang dimiliki orang tua mengakibatkan pengetahuan dan pemahaman agama anak diserahkan kepada institusi pendidikan. Jika sekolah mereka merupakan institusi pendidikan berbasis agama maka mereka akan mendapatkan materi dan pemahaman agama yang cukup. Namun jika mereka bersekolah di institusi pendidikan umum, mereka mendapat porsi pengetahuan dan pemahaman agama yang kurang signifikan. Di sinilah peran orang tua untuk menambahkan kekurangan tersebut. Namun apa daya orang tua juga memiliki pemahaman agama yang kurang serta waktu yang tidak tersedia karena kesibukan pekerjaan

Disinilah urgensinya kehadiran aplikasi SYARIAID ditengah-tengah masyarakan perkotaan pada khususnya. SYARIAID adalah aplikasi pencarian ustadz dan ustadzah terdekat berbasis android. Melalui aplikasi ini siapa saja bisa mencari  dan mengundang ustadz dan ustadzah terdekat untuk mengisi berbagai kajian dan pengajian baik di rumah, mesjid, perkantoran, kampus, sekolah dan lain sebagainya sesuai dengan kesepakatan lokasi dan waktu

Melalui aplikasi SYARIAID, jamaah dapat menentukan sendiri kapan dan dimana untuk mengadakan kajian maupun bimbingan islam seperti kajian sunnah, kajian tauhid, belajar bahasa Arab, tahfidz Quran dan lain-lain. Jamaah juga dapat melihat profile para ustadz yang tergabung dengan aplikasi SYARIAID sebagai mitra mulai dari latar belakang pendidikan umum dan pendidikan agama, kitab-kitab yang dikuasai hingga aktivitas saat ini. Selain itu foto para ustadznya juga dapat dilihat secara jelas. Selain fleksibilitas penentuan waktu dan lokasi, kelebihan  lainnya adalah jamaah dapat menentukan materi kajian secara spesifik. Jamaah hanya perlu menuliskan secara detil materi seperti apa yang ingin disampaikan oleh ustadz pada saat kajian tersebut. Kemudian terkait infaq yang akan diberikan ke ustadz, aplikasi SYARIAID tidak menampung dana infaq dari jamaah untuk diberikan ke ustadz namun jamaah yang memberikan langsung infaq tersebut setelah kajian selesai.

Aplikasi SYARIAID sangat bermanfaat sekali bagi individu-individu di kota-kota besar yang ingin mendapatkan bimbingan islam secara langsung dari ustadz dan ustadzah yang memiliki kompetensi  ilmu keagamaan. Mereka dapat memanfaatkan aplikasi SYARIAID untuk mencari dan mengundang ustadz untuk mengisi kajian keluarga, acara pengajian rutin bersama tetangga juga untuk membimbing anak-anak mereka dalam belajar agama islam secara baik dan benar. Selain dibutuhkan oleh para keluarga, aplikasi ini juga sangat berguna untuk para pengurus mesjid baik mesjid komplek perumahan maupun mesjid perkantoran yang membutuhkan ustadz dan ustadzah untuk mengisi kajian-kajian rutin.

SYARIAID, aplikasi yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan khususnya untuk belajar dan memahami agama secara baik dan benar langsung dari sumber yang terverifikasi secara keilmuannya. Download aplikasi cari ustadz SYARIAID disini

HARLAH IMNU 2.0 Di Hadiri 32 DKC dan DKW dari Seluruh Indonesia

HARLAH IMNU KE-2 Internet Marketer Nahdlatul Ulama : Nahdliyin Digital Empowerment 4.0

Sabtu 19 Oktober 2019 bertempat di Gedung PWNU Yogyakarta, IMNU menggelar hari lahirnya yang ke-2. Acara ini dihadiri oleh pengurus IMNU wilayah dan daerah se-Indonesia.

IMNU yang lahir pada tanggal 9 September 2017 di Bandung, adalah komunitas nahdliyin yang memiliki penghasilan dari internet. Mereka terdiri dari berbagai keahlian digital seperti bisnis owner, affiliate, youtuber, blogger, web developer, android developer, advertiser google ads dan facebook ads, dan berbagai keahlian lainnya.

Sebagai pelopor dan penggerakn kaderisasi digital serta penggerak kemandirian ekonomi nahdliyin berbasis digital, IMNU sudah mencapai tahap aktualisasi. Di tahap ini, IMNU sudah memiliki jaringan kepengurusan yang tersebar se Indonesia, dan memiliki 2 program yang dilaunching :

  1. Aplikasi Marketplace Pasarijo
  2. Aplikasi Cari ustadz – Syariaid
  3. Pesantren Digital di Wonosobo Jatim.

Internet Marketer Nahdlatul Ulama (IMNU) sudah memiliki dua aplikasi yang sudah launching :

1. Pasarijo :

www.pasarijo.com

Pasarijo adalah patform jual beli online. Sebagaimana pada umumnya marketplace yang ada di tanah air, dalam PASARIJO setiap individu dapat menjadi penjual dan pembeli aneka produk yang ada.

Beberapa hal yang menjadi pembeda antara lain :

Pertama selain sebagai pembeli, setiap orang juga dapat menjadi dropshipper (reseller yang tanpa membeli produk terlebih dahulu sebelum menjual produknya), suppllier.

Kedua, setiap droshipper dan supplier akan memiliki dashboard untuk mengelola produk yang dijual belikan seperti pengaturan harga, toko, foto-foto produk dan lain-lain.

Ketiga, setiap dropshipper dan supplier akan memiliki group-group tersendiri untuk konsultasi dan pembelajaran bisnis online yang dibimbing langsung oleh para pakar bisnis online IMNU.

Keempat dan ini yang menjadikan PASARIJO sangat berbeda dengan lainnya adalah dengan memiliki jaringan cabang IMNU di berbagai daerah, para dropshipper dan supplier dapat dibimbing secara langsung (offline) di masing-masing daerah tentang berbagai hal untuk meningkatkan produksi dan penjualan secara online.

Pelatihan dan workshop bisnis online ini sekaligus untuk memberdayakan ekonomi secara digital terhadap produk-produk yang dimiliki UKM-UKM di daerah maupun pesantren-pesantren.

Sebagai komunitas yang para anggotanya terdiri dari para pemain bisnis online, IMNU terus melakukan evaluasi dan melakukan peningkatan terhadap program-program untuk memberdayakan ekonomi secara digital terhadap warga nahdliyin pada khususnya.

Di tahun ketiga ini, program-program yang sudah berjalan antara lain pelatihan pengenalan bisnis online di pesantren-pesantren dan lembaga-lembaga NU, workshop pendalaman berbagai jenis bisnis online yang dilaksanakan di beberapa pesantren dan komunitas cabang-cabang IMNU di berbagai daerah. Selain itu ada juga FGD berbagai bisnis online dengan jumlah terbatas. Dan yang terbaru dan sedang dalam proses seleksi adalah program coacing bisnis online.

Dengan kehadiran PASARIJO, diharapkan menjadi salah satu platform yang akan menjadi barometer pertumbuhan ekonomi digital warga Nahdliyin pada umumnya yang dapat diukur dengan seberapa banyak produk dan UKM Nahdliyin yang terlibat didalamnya.

Semakin banyak UKM yang produknya dipasarkan di PASARIJO maka semakin besar pula kesadaran warga Nahdliyin untuk memanfaatkan dunia digital untuk meningkatkan perekonomian mereka.

Aplikasi Pasarijo sudah tersedia dan bisa didownload di Playstore :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.diengcyber.pasarijo

2. Aplikasi Cari ustadz – Syariaid

www.syaria.id

Yaitu platform untuk menjawab keluhan di masyarakat sulitnya mendapatkan nara sumber/ustaz yang kompeten untuk berbagai macam acara keagamaan yang sudah menjadi kebutuhan.

cariustadz.id menjadi nara-hubung antara umat dengan para ustaz tanpa perantara.

Diibaratkan PSQ sebagai dapur yang selama ini telah menyiapkan aneka macam menu yang halal (kopenten), thayyiban/menyehatkan (moderat) maka cariustad adalah restorannya yang siap membantu dan melayani berbagai macam keperluan umat.

Akan banyak yang bisa dilakukan ketika kita semua yang selama ini merindukan tersebarnya pemahaman Islam yang moderat bersinergi untuk bahu membahu memperjuangkan misi tersebut.

Aplikasi Syariaid juga bisa didownload di Playstore :

https://play.google.com/store/apps/details?id=santri.syaria

3. Pesantren Digital IMNU

Pesantren Digital IMNU adalah sebuah formalisasi program terbaru IMNU untuk mencetak pebisnis online di kalangam santri secara konsisten. Pesantren Digital IMNU dipusatkan di
Pondok Pesantren Enterpreneur Ar Ridwan.

Di Pesantren ini selain mengaji kitab-kitab turats sebagaimana umumnya pondok pesantren. Di pesantren Digital IMNU juga mengajarkan, (1) mindset bisnis online dengan media sosial
‌punya produk buat siap dijual, (2) cara membuat konten marketing yang menjual tapi gak bikin target menolak, (3) teori dan praktik langsung membuat coywriting, (4) teknik CLOSING biar nggak sering kena CLBK (Chat Lama Beli Kagak), (5) cara membangun IG dan FP dengan FOLLOWER TERTARGET.

Di Pesantren Digital IMNU, santri bakal di mentorin pakar-pakar Internet Marketing dari IMNU (Internet Marketer Nahdlatul Ulama) secara intensif selama 3 bulan.

Semoga menjadi catatan amal salih untuk kita semua.

Santri Millenia, Santri Enterpreneur Mandiri, Santrinya Era Industri 4.0

Sabtu, 9 maret 2019 Bertempat di aula PSBB MAN 1 Sukarame, Bandar Lampung sekitar 150 an generasi muda NU Lampung bersilaturahim dan belajar bersama dalam rangka silaturahim perdana IMNU Lampung.

Dalam bentuk SpiritPreneur Motivation bersama para praktisi dan motivator kader NU baik Lampung maupun Nasional diantaranya, M. Aqil Baihaqi, CHt., CT., CNNLP motivator muda dan santri millenia dari Bandung, M. Lutfi., Amd. CNNLP pengusaha muda dan santri millenia dari Metro, Eko Hendro Wicaksono., S. Kom praktisi web development dan santri millenia dari Lampung Timur, serta praktisi marketplace dan santri millenia, Bayu Rianto., S. Kom

Mengusung tema, “Santri Millenia, Santri Enterpreneur Mandiri, Santrinya Era Industri 4.0” acara resmi dibuka oleh ketua tanfidz PCNU kota Bandar, gus Ikhwan Aji Wibowo, SH. Dalam sambutannya beliau begitu mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh kader KBNU yang sekaligus motivator nasional asal Lampung yaitu Anto Purwo Santoso, atau yang lebih dikenal dengan panggilan Pa’e Purwo. Gus Ikhwan mengajak pada santri yang hadir untuk mulai terlibat aktif dalam perkembangan teknologi informasi saat ini, dan berharap bisa menjadi subjek bukan sekedar objek belaka. Saatnya warga NU menguasai teknologi informasi dan komunikasi serta memanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi warga NU.

Pada kesempatan silaturahim perdana IMNU Lampung ini juga telah disepakati adanya tim formatur pembentukan kepengurusan IMNU Lampung yang akan datang, yaitu ustad Samsul Mungin., S. Pdi (tulang bawang barat) sebagai ketua, sdr. Eko Hendro Wicaksono. S. Kom (metro) selaku wakil ketua, sdr. Bayu Rianto. S. Kom (Bandar Lampung) sebagai bendahara, sdr. A. Sodiq., S. Pd (Bandar Lampung) sebagai sekretaris 1 dan sdr. M. Ali Akbar. S. Pd (Bandar Lampung) sebagai sekretaris 2.

(APS)

Rujukan Kaum Milenial Belajar Agama

Ada satu tantangan yang dihadapi pesantren dan lembaga pendidikan agama tradisional dalam era keterbukaan informasi digital saat itu. Tantangannya adalah apakah metode belajar agama dengan konsep mereka saat ini mampu bertahan di tengah gempuran internet khususnya media sosial di mana orang-orang bisa dengan mudah mempelajari ilmu agama di mana saja dan kapan saja dengan mudah sesuai keinginan mereka. Berbanding terbalik dengan metode pesantren yang mengharuskan orang mengikuti metode belajar secara ketat

Apakah dakwah digital ini akan mematikan lembaga pendidikan seperti pesantren?

Read moreRujukan Kaum Milenial Belajar Agama

IMNU Banyumas Gelar Workshop Google Adwords Guna Maksimalkan UKM Lokal

IMNU.or.id – IMNU Banyumas Gelar Workshop Google Adwords Guna Maksimalkan UKM Lokal. Bagi sebagian orang, keberadaan IMNU terasa sangat bermanfaat sekali bagi kehidupan mereka. Hal ini tak lain karena ilmu dan pengalaman di bidang internet marketing yang mereka dapatkan guna menyongsong revolusi industri 4.0 yang memang sangat dibutuhkan untuk era saat ini.

Untuk langkah awal, memahami Google tak hanya sebagai mesin pencari adalah hal yang paling tepat untuk digunakan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini memang sangat populer sekali di Indonesia.

Meski saat ini banyak platform sosial media yang bermunculan di Indonesia, namun Google tak pernah menunjukkan kemunduran eksistensinya di blantika Internet Marketing. Bahkan Google terus memiliki kreasi dan inovasi terbaru agar tak ketinggalan dari platform lainnya layaknya Yahoo.

Nah menyadari akan hal tersebut, DKC IMNU Banyumas berusaha menggali lebih dalam ilmu tentang Google melalui Google Adwords. Proses penggalian ilmu tersebut dikemas dalam acara Workshop serta Halal bi Halal karena umat muslim baru saja mengadakan Hari Raya Idul Fitri.

Acara yang dilaksanakan di Kantor Sakura Grup Promping Baturraden pada Minggu, 30 Juni 2019 ini diisi langsung oleh Teguh Sarwono. Perlu diketahui bahwa Teguh Sarwono adalah salah satu imers yang cukup terkenal di Indonesia, sebab setelah bertahun-tahun berkecimpung di dunia internet marketing Indonesia, ia saat ini mampu memiliki omzet miliaran rupiah per bulan dari bisnis internet marketing yang ia jalankan.

Melalui Google Adwords, Teguh Sarwono mencoba untuk menyampaikan bahwa prospek periklanan milik Google cukup menjanjikan untuk UKM lokal. Hal ini juga diamini oleh Priyono selaku Ketua Dewan Koordinasi Cabang IMNU Kabupaten Banyumas. “Maka, kita harus memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pemasaran produk lokal salah satunya melalui media periklanan Google,” katanya.

Hal senada juga diucapkan Yayah Setiono selaku Kadin Kominfo Kabupaten Banyumas. Ia mendorong para kader muda NU untuk mampu lebih kreatif dan inovatif dalam memaksimalkan peluang internet marketing.

IMNU Meluncurkan Pasarijo, Marketplace Produk Lokal

Memasuki tahun kedua, tepatnya 1 juli 2019, IMNU (Internet Marketers Nahdlatul Ulama) kembali membuat suatu gebrakan dengan meluncurkan (soft launch) sebuah patform jual beli online bernama PASARIJO. Sebagaimana pada umumnya marketplace yang ada di tanah air, dalam PASARIJO setiap individu dapat menjadi penjual dan pembeli aneka produk yang ada. Beberapa hal yang menjadi pembeda antara lain, pertama selain sebagai pembeli, setiap orang juga dapat menjadi dropshipper (reseller yang tanpa membeli produk terlebih dahulu sebelum menjual produknya), suppllier. Kedua, setiap droshipper dan supplier akan memiliki dashboard untuk mengelola produk yang dijual belikan seperti pengaturan harga, toko, foto-foto produk dan lain-lain. Ketiga, setiap dropshipper dan supplier akan memiliki group-group tersendiri untuk konsultasi dan pembelajaran bisnis online yang dibimbing langsung oleh para pakar bisnis online IMNU. Keempat dan ini yang menjadikan PASARIJO sangat berbeda dengan lainnya adalah dengan memiliki jaringan cabang IMNU di berbagai daerah, para dropshipper dan supplier dapat dibimbing secara langsung (offline) di masing-masing daerah tentang berbagai hal untuk meningkatkan produksi dan penjualan secara online. Pelatihan dan workshop bisnis online ini sekaligus untuk memberdayakan ekonomi secara digital terhadap produk-produk yang dimiliki UKM-UKM di daerah maupun pesantren-pesantren

Read moreIMNU Meluncurkan Pasarijo, Marketplace Produk Lokal

IMNU Banyumas Adakan Pelatihan Google Adword Untuk Memasarkan Produk Lokal

Read moreIMNU Banyumas Adakan Pelatihan Google Adword Untuk Memasarkan Produk Lokal

Program Coaching Bisnis Online IMNU

Apa kabar sahabat IMNU semua
Disini dengan kang IM

Sebagai wadah para pemain bisnis online baik dari level pemula maupin level mastah, IMNU selalu membuka diri dalam menerapkan setiap program untuk para anggotanya. Beberapa program yang sudah dan masih berjalan antara lain pelatihan pengenalan bisnis online, program-program pendalaman bisnis online yanag dilakuka secara reguler di cabang-cabang IMNU msupun di pesantren-pesantren yang bekerja zama dengan IMNU. Kemudian FGD berbagai jenis bisnis online mulai dari blogger adsense, dropshipping marketplace hingga scale up bisnis dan lain sebagainya

Read moreProgram Coaching Bisnis Online IMNU

DKC IMNU Surabaya Berbagai Domain, Cloud Hosting, & Google For Education Gratis

DKC IMNU Surabaya Berbagai Domain, Cloud Hosting, & Google For Education Gratis

IMNU.or.id – DKC IMNU Surabaya Berbagai Domain, Cloud Hosting, & Google For Education Gratis. Halo sahabat IMNU, Apa kabar ? Kali ini admin akan membawa kabar gembira bagi kamu. Demi mensukseskan Visi dan Misi IMNU, DKC IMNU Surabaya berencana akan berbagai plus membantu berbagai macam sekolah yang belum memiliki sistem informasi berbasis website.

Dalam hal ini, program DKC IMNU Surabaya adalah membantu sekolah untuk membangun sistem informasi berbasis web tanpa dikenakan biaya sepeser pun lohh alias GRATIS tis. Beberapa hal yang bisa kamu dapatkan untuk membangun website di sekolah kamu adalah :

  • Domain .sch.id GRATIS Selama setahun
  • Cloud Hosting Paket Home Pro / Business Pro GRATIS selama 6 Bulan
  • Google For Education

DKC IMNU Surabaya Berbagai Domain, Cloud Hosting, & Google For Education Gratis

Cukup membantu bukan ? Di era digital seperti saat ini, sudah hal yang lumrah suatu sekolah memiliki sistem informasi berbasis website. Hal tersebut dikarenakan berbagai informasi dapat mudah di akses melalui Smartphone yang mana Website adalah salah satu bentuk sistem informasi yang familiar dan mudah di akses oleh semua orang.

Jika sekolah kamu belum memiliki sistem informasi berbasis website, yuk segera daftarkan dan bekerja sama dengan IMNU Surabaya dengan menghubungi Contact Person dibawah ini :

Hubungi Segera Mas Dian :

  • 0813-3228-3443 WA
  • 0813-6634-8116 Telpon

Jika ingin menggunakan layanan gratis dari DKC IMNU Surabaya ini tentunya kamu harus menyiapkan beberapa persyaratan administrasi surat-surat dari pihak sekolah ya Sobat IMNU. Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi pihak DKC IMNU Surabaya diatas. Dan ayo sebarkan sehingga semakin banyak sekolah yang memiliki akses informasi berbasis website. #IMNU #IMNUBerbagi #IMNUSurabaya

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

IMNU.or.id – Workshop ke-2 DKC IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis. Setelah sukses menyelenggarakan Worksop pertama, sekarang DKC IMNU Semarang menyelenggarakan workshop ke-2 yang bertema Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis. Workshop ini dilaksanakan pada Ahad, 28 Januari 2019 di Semarang Digital Kreatif.

Kang Khusnul Marom selaku Ketua DKC IMNU Semarang menjelaskan bahwa IMNU Semarang berusaha menggandeng seluruh elemen Nahdlatul Ulama meliputi Banom, sekolah, pesantren dan remaja masjid yang ada di Kota Semarang. Workshop IMNU ke-2 ini adalah hasil kerjasama antara KARISMA (Ikatan Remaja Masjid Agung Semarang) dan IMNU Semarang.

Workshop yang diselenggarakan di Semarang Digital Kreatif dihadiri oleh 45 orang meliputi anggota karisma, IMNU Semarang, Mahasiswa, pelaku bisnis dan warga Nahdlatul Ulama. Kang Muhajir selaku ketua panitia workshop dari karisma juga mengharapkan kegiatan workshop dapat memberikan manfaat nyata untuk perkembangan bisnis peserta yang hadir.

Workshop dimulai dengan pengenalan IMNU kepada peserta yang berkaitan dengan sejarah IMNU, tujuan utama IMNU, dan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan IMNU. Hal ini bertujuan agar peserta mengetahui salah satu tujuan IMNU yaitu membantu mengembangkan perekomian warga NU.

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

IMNU Semarang mengangkat tema memaksimalkan penjualan dengan google bisnis karena ada teknik sederhana dan mudah yang dapat dilakukan warga nahdhiyin untuk menggenjot omset usaha yang dimiliki, ujar kang Nabhan Syafiq

Selama workshop berlangsung, Kang Nabhan, pemateri utama workshop memaparkan langkah-langkah menggunakan google bisnis secara detail mulai dari pembuatan akun sampai verifikasi. Beliau juga memaparkan teknik-teknik sederhana yang terbukti berhasil untuk menaikan penghasilan usaha yang dimiliki orang tuanya.

Setelah pemaparan materi dari Kang Nabhan, ada sesi sharing bersama pelaku usaha yang telah memanfaatkan google bisnis yaitu Kang Faisal Aushafy. Kang Sofi, panggilan akrab beliau, membagikan pengalaman terkait pesanan produk kopi tjap santri yang mengalami peningkaan setelah menggunakan google bisnis. Google bisnis sangat membantu pebisnis lokal untuk bersaing di halaman pertama google, ujar Kang Sofi.

Workshop ke-2 IMNU Semarang, Memaksimalkan Penjualan dengan Google Bisnis

Kang Sofi juga menggunakan google bisnis untuk membranding Kedai Tjap Santri yang merupakan Kedai Kopi yang terletak di Tlogosari, Semarang. Pengunjung akan lebih mudah mendapatkan informasi terkait kedai tjap santri ketika mencarinya digoogle.

Setelah acara berakhir, Ustadz Anas Ubaidillah, selaku Pembina IMNU Semarang juga memberikan saran agar setelah worksop ke-2 IMNU diadakan mentoring jarak jauh untuk membantu peserta memahami lebih dalam tentang materi yang disampaikan. Hal ini bertujuan agar peserta memiliki wadah untuk saling berbagi hasil praktik dan wadah untuk bertanya jika mengalami kesulitan dalam praktik.